Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Ratusan Korban Longsor Banjarnegara Masih Mengungsi, Pembangunan Huntara Capai 80 Persen
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Daerah

Ratusan Korban Longsor Banjarnegara Masih Mengungsi, Pembangunan Huntara Capai 80 Persen

By Lu'luil Maknun
Senin, 01 Des 2025
Share
2 Min Read
Proses pembangunan Huntara di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara untuk korban longsor. (Foto: BPBD Jateng)
SHARE

INDORAYA – Kondisi warga terdampak longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara hingga kini masih belum pulih sepenuhnya. BPBD Banjarnegara mencatat 218 KK atau 578 jiwa masih mengungsi.

Sebagian tetap berada di posko utama, sebagian lainnya memilih tinggal sementara di rumah keluarga, bahkan ada yang mendirikan hunian sementara secara mandiri di lahan masing-masing.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara, Raib Saekhudin, menjelaskan bahwa jumlah pengungsi terus berubah dari hari ke hari.

“Data terakhir itu 218 KK, 578 jiwa. Tapi itu fluktuatif, karena tiap hari berubah,” ujarnya saat dihubungi Indoraya.news melalui sambungan telepon, Senin (1/12/2025).

Menurut Raib, para pengungsi yang masih berada di posko tetap mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Bantuan datang tidak hanya dari Pemkab Banjarnegara, tetapi juga dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta masyarakat yang turut menyalurkan dukungan.

“Yang di posko pengungsian tetap kita fasilitasi untuk logistik. Kita dari dapur umum dan kebutuhan dasar lainnya,” jelasnya.

Meski masih mengungsi, sebagian warga mulai kembali melakukan aktivitas harian, terutama yang berkaitan dengan pertanian. Ia menyebut aktivitas itu dilakukan warga untuk tetap menjaga lahan pertanian agar tetap produktif.

“Sudah ada yang kembali ke kebun. Pagi di posko, siangnya mereka bekerja di kebun,” kata Raib.

Di sisi lain, pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi mulai menunjukkan progres. Pembangunan dipusatkan di Lapangan Pandanarum, lokasi yang telah dinyatakan aman berdasarkan kajian geologi.

“Untuk pembangunan Huntara sudah dimulai. Untuk rumah contoh itu sudah sekitar 80 persen jadi,” ujar Raib.

Tahap pertama pembangunan mencakup 50 unit Huntara dengan pembiayaan sepenuhnya dari BNPB. Namun, lokasi tersebut sebenarnya mampu menampung lebih dari 100 unit.

Pendataan calon penerima Huntara maupun hunian tetap (Huntap) masih terus diperbarui karena sebagian warga memilih relokasi mandiri di lahan pribadi. Raib menegaskan bahwa pembangunan akan dilanjutkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan hasil pendataan terbaru.

“Ini masih pendataan lagi, karena setiap hari ada perubahan. Ini harus dipastikan betul sebelum ditetapkan,” tutup Raib.

TAGGED:Berita BanjarnegaraLongsor BanjarnegaraPenanganan Longsor Banjarnegara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Daerah

Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

Sabtu, 07 Feb 2026
Daerah

117 Siswa SMAN 2 Kudus Diduga Keracunan MBG, Mayoritas Rawat Jalan

Kamis, 29 Jan 2026
Daerah

Januari 2026: Harga Cabai, Bawang, Daging dan Telur Ayam di Pekalongan Turun

Kamis, 29 Jan 2026
Daerah

Sering Meluap Saat Hujan, BPBD Sragen Susur Sungai Wiroko Petakan Titik Penyebab Banjir

Kamis, 29 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?