Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Produksi Sampah Jateng 2025 Capai 6 Juta Ton, Baru 41 Persen Terkelola
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Daerah

Produksi Sampah Jateng 2025 Capai 6 Juta Ton, Baru 41 Persen Terkelola

By Lu'luil Maknun
Selasa, 20 Jan 2026
Share
2 Min Read
Tumpukan sampah di TPA Jatibarang. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) mencatat, produksi sampah di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025 mencapai sekitar 6 juta ton. Namun, dari jumlah itu, baru 41 persen yang berhasil dikelola secara optimal.

Kepala DLHK Jawa Tengah, Widi Hartanto mengatakan, rendahnya angka pengelolaan sampah dipengaruhi masih banyaknya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang menggunakan sistem open dumping.

“Kalau timbulannya kurang lebih sekitar 6 juta ton dalam satu tahun 2025,” ujar Widi saat dikonfirmasi Indoraya.news, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, dari total timbulan sampah ini, sebagian masuk dalam skema pengurangan, sebagian lagi dibawa ke TPA maupun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Namun sistem open dumping membuat pengelolaan tersebut belum bisa dihitung secara maksimal.

“Kalau seluruh TPA sudah landfill, persentase pengelolaan bisa mencapai 60 persen. Tapi karena masih open dumping, jadinya tercatat 41 persen,” jelas Widi.

Saat ini terdapat sekitar 46 TPA di Jawa Tengah. Sebagian besar masih dalam proses perbaikan menuju controlled landfill dan sanitary landfill.

Untuk itu, DLHK Jateng mendorong transformasi TPA menjadi TPST agar sampah tidak hanya ditimbun, tetapi juga diolah.

“Kita dorong TPA bertransformasi menjadi TPST, sehingga ada sistem mesin untuk mengolah sampah,” kata Widi.

Melalui TPST, sampah organik diarahkan menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang. Dengan pola tersebut, sampah yang masuk ke TPA hanya berupa residu.

Selain itu, DLHK juga mengembangkan TPST berbasis Refuse Derived Fuel (RDF), khususnya di wilayah yang berdekatan dengan pabrik semen.

“Untuk daerah dekat pabrik semen, sampah bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar substitusi industri,” ujarnya.

Pemprov Jateng menargetkan pengelolaan sampah dapat meningkat secara bertahap hingga 51 persen pada tahun 2026.

TAGGED:Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah (Jateng)Kepala DLHK Jateng Widi HartantoProduksi sampah Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Terisolir Usai Jembatan Ambruk, Warga Mangkang Wetan Kota Semarang Bertahan dengan Getek Kamis, 22 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Semarang, PMI Kerahkan Posko 24 Jam Kamis, 22 Jan 2026
  • Normalisasi Jalur Pekalongan–Sragi Terus Dikebut, Kecepatan KA Masih 40 Km/Jam Kamis, 22 Jan 2026
  • Sidang Kasus Asusila AI Mahasiswa Undip Digelar Tertutup: Kuasa Hukum Korban Kecewa, Transparansi Dipertanyakan Kamis, 22 Jan 2026
  • Bahlil Merasa Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa di Indonesia Belum Berlistrik Kamis, 22 Jan 2026
  • Persis Solo Perkuat Skuad dengan Pemain Serbia, Miroslav Maricic Siap Dongkrak Lini Tengah Kamis, 22 Jan 2026
  • Mentan Ancam Hukuman Tegas Pedagang Sapi yang Naikkan Harga, Satgas Turun Selidiki Permainan Daging Kamis, 22 Jan 2026

Berita Lainnya

Daerah

Banjir Pekalongan Belum Surut, 59 Ribu Jiwa Terdampak dan 1.958 Warga Mengungsi

Rabu, 21 Jan 2026
Daerah

BPBD: 62.892 Warga Pati Terdampak Banjir, 1.300 Hektare Sawah Rusak

Rabu, 21 Jan 2026
Daerah

Sudewo Tersangka Kasus Korupsi, Risma Ardhi Chandra Jadi Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Jan 2026
Daerah

Ratusan Perjalanan Kereta Api Batal Akibat Banjir Pekalongan, Rel Bakal Dinaikkan Bertahap

Selasa, 20 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?