Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Pemkot Semarang Luncurkan 30 Proyek Strategis Menuju Kota Berkelanjutan 2025
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Pemkot Semarang Luncurkan 30 Proyek Strategis Menuju Kota Berkelanjutan 2025

By Dickri Tifani
Rabu, 08 Jan 2025
Share
3 Min Read
emerintah Kota Semarang terus menegaskan komitmennya untuk menciptakan kota metropolitan yang maju, layak huni, dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah pengendalian banjir. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berkomitmen menciptakan kota metropolitan yang maju, layak huni, dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah pengendalian banjir, yang menjadi tantangan besar di tengah urbanisasi pesat.

Dalam kerangka 30 proyek strategis menuju 2025, pengendalian banjir menjadi pilar penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi kota.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang, Budi Prakosa, menjelaskan bahwa proyek pengendalian banjir dirancang secara kolaboratif oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan didukung oleh Pemerintah Pusat.

“Sebagai bagian dari National Urban Flood Resilience Project (NUFReP), kami telah merancang beberapa proyek strategis, termasuk pengendalian banjir Plamongan Hijau. Ini bukan hanya proyek teknis, tetapi juga solusi berkelanjutan untuk mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah perkotaan,” ujarnya.

Proyek pengendalian banjir mencakup beberapa inisiatif:

Pembangunan Kolam Retensi di Plamongan Hijau: Menyediakan kapasitas penyimpanan air sebesar 500.000 meter kubik untuk meredam limpasan hujan.

Optimalisasi Sistem Pompa Air: Penambahan unit pompa dengan kapasitas total 2.500 liter per detik di titik rawan banjir seperti Semarang Utara dan Timur.

Pembangunan Bendung Kanal Banjir Barat: Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas saluran air hingga 30% dan mengurangi genangan di kawasan strategis.

Rehabilitasi Drainase Perkotaan: Sistem drainase modern dirancang dengan anggaran Rp1,8 triliun untuk memastikan aliran air yang lebih efisien.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Pengendalian banjir tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kerugian material tetapi juga mendukung produktivitas kota. Data dari Dinas Pekerjaan Umum menunjukkan bahwa banjir pada 2024 menyebabkan kerugian ekonomi sebesar Rp850 miliar, termasuk kerusakan infrastruktur, hilangnya produktivitas kerja, dan penurunan kualitas hidup masyarakat.

“Proyek ini akan meminimalkan dampak banjir hingga 70% dan mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Hernowo Budi Luhur, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Semarang.

Kolaborasi sebagai Kunci Keberhasilan

Proyek pengendalian banjir Semarang melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), sektor swasta, serta partisipasi aktif masyarakat.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Semarang adalah rumah kita bersama. Upaya pengendalian banjir membutuhkan kerja sama yang kuat, dari pemerintah hingga warga, untuk memastikan keberlanjutan pembangunan,” ujarnya.

Masa Depan yang Berkelanjutan

Langkah pengendalian banjir ini menjadi bagian integral dari strategi besar Semarang 2025. Dengan pendekatan yang holistik, Pemkot Semarang optimis dapat menciptakan kota yang lebih aman, nyaman, dan kompetitif.

“Visi kami adalah menjadikan Semarang sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi tetapi juga tangguh menghadapi perubahan iklim. Dengan strategi ini, kami optimis Semarang akan menjadi pelopor pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tambah Mbak Ita.

Dengan semangat #BergerakBersama, Kota Semarang terus berupaya menciptakan masa depan yang lebih baik, demi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

TAGGED:Kota Berkelanjutan 2025pemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Cuaca Ekstrem Bikin Nelayan Kerang Semarang Trauma, Dua Bulan Tak Melaut Rabu, 07 Jan 2026
  • Rektor Unwahas Semarang Lantik Pengurus Ormawa, Dorong Mahasiswa Jadi Pionir Moderasi dan Prestasi Rabu, 07 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Hantam Laut Semarang: Tangkapan Nelayan Anjlok, Risiko Kesehatan Mengintai Rabu, 07 Jan 2026
  • Pergub SOTK Terbit, DPUBMCK dan Pusdataru Jateng Dilebur Jadi Dinas PUPR Rabu, 07 Jan 2026
  • Realisasi Tinggi PKB Jateng Diiringi Tunggakan Pajak 4,7 Juta Kendaraan Rabu, 07 Jan 2026
  • Realisasi PKB Jateng Tembus Rp3,96 Triliun, Meski Dihantui Penurunan BBNKB Rabu, 07 Jan 2026
  • Opsen PKB Dongkrak Penerimaan Daerah di Jateng Hingga Rata-Rata 38,5 Persen Rabu, 07 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Alami Kecelakaan Saat Bantu Tetangga, Pekerja Serabutan di Semarang Tertolong BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 07 Jan 2026
Semarang

Lewat Marvelous Dinner, Oak Tree Emerald Semarang Luncurkan Paket Wedding 2026

Selasa, 06 Jan 2026
Semarang

Sepanjang 2025, Kejadian Kebakaran di Semarang Terus Turun tapi Laporan Non-Kebakaran Naik Tajam

Selasa, 06 Jan 2026
Semarang

Damkar Semarang: Hidran Dicor karena Kurang Koordinasi Lapangan

Selasa, 06 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?