Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Investasi Singapura di Jateng Tembus Rp11,43 Triliun, Ditopang Bandara Ahmad Yani Semarang
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Investasi Singapura di Jateng Tembus Rp11,43 Triliun, Ditopang Bandara Ahmad Yani Semarang

By Athok Mahfud
Kamis, 22 Jan 2026
Share
3 Min Read
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau sarana prasarana penerbangan internasional di Bandara Ahmad Yani, Senin (28/4/2025). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Arus investasi Singapura ke Jawa Tengah kian menguat seiring dibukanya kembali penerbangan internasional melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Inisiatif Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka rute Semarang–Kuala Lumpur dan Semarang–Singapura dinilai menjadi faktor strategis dalam mempercepat mobilitas investor dan memperkokoh daya saing Jawa Tengah sebagai tujuan investasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menyampaikan bahwa keberadaan penerbangan internasional membawa dampak signifikan, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga terhadap masuknya investasi asing, khususnya dari Singapura.

“Kami melihat, begitu rute Semarang–Singapura dibuka dengan maskapai Scoot, banyak pelaku usaha dari Singapura datang ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, yang mayoritas investornya berasal dari Singapura,” ujarnya, di kantornya, Kamis (22/1/2026).

Menurut Sakina, penerbangan langsung tersebut memangkas waktu tempuh menuju Jawa Tengah. Investor yang sebelumnya harus transit di Jakarta, kini dapat langsung mendarat di Semarang, sehingga perjalanan menuju kawasan industri seperti KEK Kendal menjadi jauh lebih efisien.

Berdasarkan data DPMPTSP Jateng, penanaman modal asing asal Singapura sepanjang 2025 mencapai Rp11,43 triliun atau setara 22,48 persen dari total PMA. Dengan capaian ini, Singapura menempati posisi kedua sebagai negara asal investor terbesar di Jawa Tengah, setelah Hong Kong.

“Untuk penanaman modal di Jateng, investor Singapura lebih banyak masuk ke kawasan industri. KEK Kendal sendiri merupakan konsorsium antara PT Jababeka Tbk dari Indonesia dan Sembcorp Development Ltd, yang berinvestasi pada pembangunan infrastruktur kawasan,” paparnya.

Guna menjaga dan memperluas arus investasi tersebut, Pemprov Jateng terus melakukan pendekatan kepada para investor yang telah beroperasi di wilayahnya. Strategi ini tidak hanya menyasar investor asal Singapura, tetapi juga penanam modal dari negara lain agar memperluas investasi ke berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Strateginya, selain mendorong investasi ke kawasan industri, kami juga membangun relasi yang baik dengan investor asing, domestik, maupun lokal. Kami juga melakukan pendampingan, termasuk saat sistem OSS RBA sempat bermasalah. Kami duduk bersama dan memfasilitasi,” imbuhnya.

Sejalan dengan itu, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menaruh perhatian besar terhadap penguatan iklim investasi. Luthfi bahkan kerap menegaskan perannya sebagai manajer pemasaran investasi Jawa Tengah.

Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah mengaktifkan kembali penerbangan internasional dari Semarang yang sempat terhenti sejak pandemi Covid-19 hingga 2024.

Pada masa kepemimpinannya, Gubernur Ahmad Luthfi menginisiasi pembukaan rute internasional Semarang–Malaysia pada September 2025, dan disusul rute Semarang–Singapura pada Desember 2025, sebagai pintu masuk baru bagi investor asing ke Jawa Tengah.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Terisolir Usai Jembatan Ambruk, Warga Mangkang Wetan Kota Semarang Bertahan dengan Getek Kamis, 22 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Semarang, PMI Kerahkan Posko 24 Jam Kamis, 22 Jan 2026
  • Normalisasi Jalur Pekalongan–Sragi Terus Dikebut, Kecepatan KA Masih 40 Km/Jam Kamis, 22 Jan 2026
  • Sidang Kasus Asusila AI Mahasiswa Undip Digelar Tertutup: Kuasa Hukum Korban Kecewa, Transparansi Dipertanyakan Kamis, 22 Jan 2026
  • Bahlil Merasa Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa di Indonesia Belum Berlistrik Kamis, 22 Jan 2026
  • Persis Solo Perkuat Skuad dengan Pemain Serbia, Miroslav Maricic Siap Dongkrak Lini Tengah Kamis, 22 Jan 2026
  • Mentan Ancam Hukuman Tegas Pedagang Sapi yang Naikkan Harga, Satgas Turun Selidiki Permainan Daging Kamis, 22 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Banjir Parah di Pantura Jateng, Pemprov Hitung Dampak Kerusakan Infrastruktur

Kamis, 22 Jan 2026
Jateng

Jateng Semakin Dilirik Investor, Nilai Investasi 2025 Tembus Rp88,50 Triliun

Kamis, 22 Jan 2026
Jateng

Promosikan Potensi UMKM Syariah, Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial di Bulan Ramadan

Kamis, 22 Jan 2026
Jateng

Pengurus PPTI Dilantik, Wagub Jateng Tegaskan Penanganan TBC Harus Tuntas pada 2030

Kamis, 22 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?