Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Banjir Parah di Pantura Jateng, Pemprov Hitung Dampak Kerusakan Infrastruktur
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Banjir Parah di Pantura Jateng, Pemprov Hitung Dampak Kerusakan Infrastruktur

By Athok Mahfud
Kamis, 22 Jan 2026
Share
3 Min Read
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin saat meninjau posko pengungsi di Masjid Al Karomah, Jalan Raya Tirto Raya, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (19/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng
SHARE

INDORAYA – Di tengah penanganan banjir yang masih berlangsung, Pemprov Jawa Tengah mulai memetakan dampak pascabencana, termasuk menghitung kerusakan infrastruktur di jalur Pantura yang menjadi urat nadi perekonomian.

“Banjir di Jawa Tengah memang sampai saat ini belum selesai semuanya. Untuk penanganan pascabencana, kami baru mulai menghitung dan memetakan,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, seusai menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VIII DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, jalur utama Pantura dari Kabupaten Rembang hingga Kota Semarang, menjadi perhatian utama. Kerusakan tidak hanya terjadi di jalan nasional, tetapi juga di jalan kabupaten dan provinsi, akibat tingginya intensitas kendaraan yang melintas saat banjir.

“Kami sampaikan ke pemerintah pusat, jalur Pantura dari Rembang sampai Semarang itu belum kita hitung semuanya. Belum lagi dari Semarang ke arah barat,” jelasnya.

Pemprov Jateng juga tengah menyiapkan pengajuan anggaran, termasuk untuk pembangunan dan peninggian tanggul sebagai langkah pencegahan, agar banjir tidak terulang tahun depan.

Di wilayah Pati, lanjut Taj Yasin, banjir terjadi akibat limpasan debit air yang sangat tinggi.

“Kalau limpasan, berarti debit airnya tinggi. Ini artinya perlu peninggian tanggul atau normalisasi sungai,” katanya.

Tantangan semakin berat karena banjir terjadi bersamaan dengan musim rob, sehingga pembuangan air menjadi lebih sulit.

Di Kota Pekalongan, Pemprov Jateng menilai pembangunan bendungan karet di Sungai Bremi menjadi kebutuhan mendesak, meski membutuhkan anggaran besar. Hal serupa direncanakan di wilayah hilir Kabupaten Pati.

Namun, Taj Yasin menegaskan pemasangan infrastruktur pengendali banjir harus melalui dialog dengan masyarakat, khususnya nelayan di sekitar Sungai Juwana.

“Kalau dipasang tanggul karet, kapal nelayan bisa tidak masuk. Ini tidak boleh langsung dipasang begitu saja, harus kita diskusikan dan libatkan masyarakat,” tegasnya.

Untuk penanganan darurat, Pemprov Jateng bersama BNPB telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Pantura, termasuk Pati dan Pekalongan. OMC telah berjalan sejak 15 Januari dan diperpanjang hingga 24 Januari, sambil menunggu perkembangan cuaca dari BMKG.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengungkapkan, banjir masih terjadi di Kabupaten Pati, Kudus, dan Pekalongan. Kerugian yang ditimbulkan pun tidak sedikit.

Dalam situasi ini, BPBD menegaskan prioritas utama tetap keselamatan warga. Evakuasi terus dilakukan bersama TNI, Polri, relawan, dengan fokus pada kelompok rentan. Kebutuhan dasar pengungsi juga dipastikan terpenuhi.

“Pengungsian semua memakai bangunan fasos dan fasum, seperti sekolah, masjid, dan aula. Pangan didukung Kemensos, Dinsos, PMI, Baznas, dan masyarakat,” kata Bergas.

Dia berharap, ke depan pembangunan infrastruktur di Jawa Tengah, benar-benar dirancang tangguh terhadap bencana. Masyarakat juga diimbau lebih siap menghadapi cuaca ekstrem, dengan memahami jalur dan lokasi evakuasi sejak dini.

“Kalau ada cuaca ekstrem, segera menginformasikan dan sudah punya rencana ke mana harus mengungsi. Supaya tidak gagap saat bencana datang,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Terisolir Usai Jembatan Ambruk, Warga Mangkang Wetan Kota Semarang Bertahan dengan Getek Kamis, 22 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Semarang, PMI Kerahkan Posko 24 Jam Kamis, 22 Jan 2026
  • Normalisasi Jalur Pekalongan–Sragi Terus Dikebut, Kecepatan KA Masih 40 Km/Jam Kamis, 22 Jan 2026
  • Sidang Kasus Asusila AI Mahasiswa Undip Digelar Tertutup: Kuasa Hukum Korban Kecewa, Transparansi Dipertanyakan Kamis, 22 Jan 2026
  • Bahlil Merasa Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa di Indonesia Belum Berlistrik Kamis, 22 Jan 2026
  • Persis Solo Perkuat Skuad dengan Pemain Serbia, Miroslav Maricic Siap Dongkrak Lini Tengah Kamis, 22 Jan 2026
  • Mentan Ancam Hukuman Tegas Pedagang Sapi yang Naikkan Harga, Satgas Turun Selidiki Permainan Daging Kamis, 22 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Investasi Singapura di Jateng Tembus Rp11,43 Triliun, Ditopang Bandara Ahmad Yani Semarang

Kamis, 22 Jan 2026
Jateng

Jateng Semakin Dilirik Investor, Nilai Investasi 2025 Tembus Rp88,50 Triliun

Kamis, 22 Jan 2026
Jateng

Promosikan Potensi UMKM Syariah, Dekranasda Jateng Siapkan Event Spesial di Bulan Ramadan

Kamis, 22 Jan 2026
Jateng

Pengurus PPTI Dilantik, Wagub Jateng Tegaskan Penanganan TBC Harus Tuntas pada 2030

Kamis, 22 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?