Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: BI: Inflasi Jateng Turun, Tapi Harga Pangan Masih Jadi Ancaman
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
BeritaEkonomiJateng

BI: Inflasi Jateng Turun, Tapi Harga Pangan Masih Jadi Ancaman

By Lu'luil Maknun
Rabu, 03 Des 2025
Share
2 Min Read
Plt Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah Andi Reina. (Foto: Dok. Humas BI Jateng)
SHARE

INDORAYA – Inflasi Jawa Tengah pada November 2025 tercatat melandai menjadi 0,19 persen (mtm), lebih rendah dibanding Oktober yang mencapai 0,40 persen. Meski menurun, tekanan dari komoditas pangan masih cukup kuat dan berpotensi mendorong inflasi kembali naik.

Plt Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Andi Reina Sari Hufaid mengatakan bahwa kelompok makanan, minuman dan tembakau masih menjadi penyumbang terbesar inflasi, dengan andil sekitar 12 persen (mtm). Kenaikan harga paling menonjol terjadi pada bawang merah, kacang panjang dan cabai merah.

“Komoditas penyumbang inflasi pada kelompok tersebut, antara lain berasal dari kenaikan harga bawang merah, kacang panjang, dan cabai merah,” ujar Reina, Rabu (3/12/2025).

Di pasar tradisional, harga cabai rawit merah kini menembus Rp 85 ribu per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp 70 ribu. Tekanan suplai juga terjadi pada komoditas bawang merah, yang menurut Early Warning System Kementerian Pertanian mencatat produksi terendah sepanjang 2025 akibat harga benih tinggi, serangan hama dan cuaca yang kurang bersahabat.

Faktor eksternal turut memberi andil. Kenaikan harga emas perhiasan mendorong inflasi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, dengan kontribusi 0,04 persen (mtm). Harga emas dunia pada November naik 5,97 persen secara bulanan dan melesat 60,54 persen secara tahunan.

“Peningkatan harga emas terjadi sejalan dengan kenaikan permintaan investor terhadap aset safe haven di tengah ketegangan geopolitik global yang masih berlanjut,” jelas Reina.

Kemudian dari sisi transportasi, hampir semua rute penerbangan mengalami kenaikan tarif. Kombinasi harga avtur yang meningkat dan lonjakan permintaan menjelang akhir tahun membuat ongkos angkutan udara ikut naik.

Namun begitu, Bank Indonesia Jawa Tengah memastikan koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus diperkuat. Fokusnya menjaga stabilitas harga, terutama melalui ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi pangan.

“Program pengendalian inflasi ditujukan untuk menjaga kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi barang di Jawa Tengah sehingga inflasi tetap berada pada sasaran 2,5±1 persen (yoy),” tegas Reina.

TAGGED:BI JatengHarga Pangan JatengInflasi Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?