Ad imageAd image

Peneliti Indikator Politik Sebut Peluang Pilpres 2024 Satu Putaran Membesar

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 803 Views
1 Min Read
Capres Cawapres 2024. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei peta elektoral di akhir masa kampanye. Hasilnnya, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumimg Raka menempati posisi pertama dengan elektabilitas 51,8 persen.

Menanggapi perolehan hasil tersebut, Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro, menyebut angka survei itu memperbesar peluang Pilpres 2024 berjalan satu putaran.

“Merujuk temuan survei terbaru ini saat ini peluang pemilihan Presiden mendatang berlangsung satu putaran sedikit membesar,” kata dia, pada Jumat (9/2/2024).

Bawono menyampaikan, elektabilitas Prabowo-Gibran terus tumbuh di survei nasional terbaru Indikator Politik.

BACA JUGA:   Bicara Jokowi Effect, TKN Sebut Basis Jokowi 2019 Kini Dukung Prabowo-Gibran

Diketahui, dalam survei terbaru periode 28 Januari hingga 4 Februari 2024, Prabowo-Gibran 51,8 persen, Anies-Muhaimin 24,1 persen dan Ganjar-Mahfud 19,6 persen.

Survei dilakukan dengan total 1.200 responden. Adapun penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error–MoE) sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

“Ini adalah kali pertama Indikator Politik Indonesia menemukan elektabilitas Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tembus berada di atas angka 50 persen,” papar dia.

Dengan itu, Bawono mengatakan, angka itu memperbesar peluang Pilpres 2024 berjalan satu putaran. Apalagi, lanjut dia, sebelum survei terbaru ini, peluang satu dan putaran masih berimbang.

BACA JUGA:   Elektabilitas Pasangan di Pulau Jawa: Prabowo Unggul di Jabar dan Jatim, Ganjar di Jateng, Anies di Jakarta

“Sebelum ini peluang bagi pemilihan presiden berlangsung satu putaran atau dua putaran masih berimbang,” tuturnya.

Share this Article
Leave a comment