Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Heri Pudyatmoko: Hilirisasi Pertanian Harus Didukung Akses Logistik dan Keuangan Inklusif
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
DaerahEkonomiJatengTeknologi

Heri Pudyatmoko: Hilirisasi Pertanian Harus Didukung Akses Logistik dan Keuangan Inklusif

By Ainun Nafisah
Rabu, 29 Okt 2025
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko
SHARE

INDORAYA — Peningkatan nilai tambah sektor pertanian di Jawa Tengah dinilai tak akan berjalan maksimal jika hilirisasi tidak disertai dengan dukungan logistik dan sistem pembiayaan yang inklusif. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, saat menyoroti pentingnya membangun rantai pasok yang efisien dari desa hingga pasar nasional.

Menurut Heri, petani di daerah penghasil hortikultura seperti Temanggung, Wonosobo, Magelang, dan Banjarnegara sering kali terkendala akses modal dan infrastruktur distribusi. Meskipun, sudah memiliki komoditas unggulan seperti kopi, cabai, tembakau, dan sayur-mayur.

“Hilirisasi pertanian tidak bisa berjalan hanya dengan membangun pabrik atau gudang. Kita butuh ekosistem: dari pembiayaan yang mudah diakses petani kecil, hingga jalan dan logistik yang menjamin produk sampai ke pasar dalam kondisi terbaik,” ujarnya.

Ia menekankan, keberhasilan hilirisasi bukan semata soal industrialisasi, tapi soal keadilan ekonomi. Salah satunya terkait bagaimana petani sebagai produsen utama tidak kehilangan nilai tambah di tengah rantai distribusi yang panjang.

“Petani harus dapat bagian yang adil. Jangan sampai hasil bumi kita diolah di luar daerah hanya karena akses permodalan dan infrastruktur di desa belum memadai,” imbuhnya.

Selain itu, Heri juga menyoroti pentingnya inovasi pembiayaan berbasis komunitas. Seperti koperasi digital dan lembaga keuangan mikro yang ramah petani.

Ia menyebut, masih banyak petani kesulitan mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) karena keterbatasan administrasi dan jaminan.

“Kalau sistem keuangannya tidak inklusif, petani akan terus terjebak pada pola lama: modal dari tengkulak, harga ditekan, dan hasil tidak optimal,” jelasnya.

Ilustrasi: Penggunaan mesin pertanian untuk menghemat waktu dan memudahkan produktivitas.

Selain keuangan, Heri menilai bahwa rantai logistik pertanian juga harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Akses jalan ke sentra produksi, sistem pendingin (cold storage), hingga digitalisasi pasar hasil pertanian harus diperkuat agar produk tidak terbuang sia-sia saat musim panen raya.

“Setiap kabupaten penghasil harus punya pusat logistik sendiri yang terintegrasi dengan koperasi petani. Ini akan memperkuat posisi tawar mereka di pasar,” katanya.

Ia juga mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk mendorong kolaborasi lintas dinas. Khususnya Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Dinas Koperasi, agar hilirisasi tidak berhenti di wacana, tapi benar-benar menyejahterakan petani di lapangan.

“Kita harus mengubah cara pandang. Hilirisasi bukan proyek jangka pendek, tapi bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.

Heri menegaskan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi besar menjadi pusat agroindustri nasional. Namun jika rantai produksi, logistik, dan pembiayaan bisa saling menopang.

Menurutnya, pembangunan pertanian masa depan bukan hanya tentang produktivitas. Tetapi tentang keberlanjutan dan kemandirian ekonomi petani.

“Kalau kita ingin kedaulatan pangan, maka kuncinya adalah petani yang berdaya, akses yang terbuka, dan sistem ekonomi yang berpihak,” pungkasnya. [Adv]

TAGGED:Heri PudyatmokoHilirisasi PertanianTeknologi Pertanian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet Sabtu, 06 Des 2025
  • Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain Sabtu, 06 Des 2025
  • Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan Sabtu, 06 Des 2025
  • Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek Sabtu, 06 Des 2025
  • LSSFF 2025 Jadikan Lawang Sewu Sebagai Ruang Kreatif Milenial Semarang Sabtu, 06 Des 2025
  • Berdayakan Ekonomi Umat di Jateng, Baznas RI Luncurkan ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart Sabtu, 06 Des 2025
  • Anggota DPD RI Desak Polisi Jadikan AKBP Basuki Tersangka di Kasus Kematian Dosen Untag Semarang Sabtu, 06 Des 2025

Berita Lainnya

Jateng

Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

Sabtu, 06 Des 2025
Jateng

Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan

Sabtu, 06 Des 2025
Jateng

Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek

Sabtu, 06 Des 2025
Jateng

Berdayakan Ekonomi Umat di Jateng, Baznas RI Luncurkan ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart

Sabtu, 06 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?