INDORAYA – Jalan Tol Semarang – Demak seksi II akan dibuka fungsional seratus persen untuk semua jenis kendaraan, termasuk truk angkutan barang pada 22 Desember hingga 3 Januari nanti. Hal ini untuk mengurai kemacetan arus Pantura.
Setelah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) sebelumnya, jalan tol tersebut masih ada beberapa evaluasi pada sarana dan prasarana pendukung lalu lintas.
“Selesai ULF tanggal 15 kemarin. Lampu penerangan masih kurang, dan rambu-rambu batas kecepatan di beberapa titik sekitar gerbang tol Kadilangu nanti akan ditambah,” tutur Humas PT Pembangunan Perumahan Tol Semarang Demak, Robby Sumarna, Minggu, (18/12/2022).
Salah satu poin evaluasi Uji Laik Fungsi (ULF) menyebutkan, ruas jalan tol Semarang – Demak akan dilengkapi 4 kamera CCTV Electronic Law Traffic Enforcement (ETLE) yang terhubung sistem data lalu lintas Satlantas Polres Demak.
“Aturan batas kecepatan 80 kilometer per jam (kpj), hembusan angin yang kencang berbahaya jika kecepatan tinggi. Kemarin ada sidak dari Ditlantas Polda Jateng untuk pemasangan kamera ETLE, selain tilang juga untuk pengawasan bahaya kriminalitas dan kecelakaan,” ucap Robby.
PT Pembangunan Perumahan Tol Semarang Demak menargetkan perbaikan tersebut selesai pada (20/12/2022).


