Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Yoyok Sukawi Apresiasi Inovasi Udinus Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Paving Block
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Yoyok Sukawi Apresiasi Inovasi Udinus Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Paving Block

By Athok Mahfud
Senin, 28 Okt 2024
Share
3 Min Read
Calon wali kota Semarang, Yoyok Sukawi bersama Rektor Udinus Semarang Prof Edi Noersasongko saat meninjau lokasi pembuatan paving block di Area Parkir Mangga Dua Udinus, Sabtu (26/10/2024).
SHARE

INDORAYA – Calon wali kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi mengapresiasi inovasi dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang mampu menciptakan teknologi untuk mengolah sampah plastik sebagai bahan campuran pembuatan paving block.

Dia menilai, inovasi yang dilakukan oleh akademisi Udinus tersebut menjadi salah satu cara mengatasi persoalan sampah di Kota Semarang, khususnya sampah plastik. Terlebih proses pengolahan limbah plastik ini menggunakan teknologi ramah lingkungan.

“Saya cukup terkejut melihat ini, ternyata Udinus sudah punya laboratorium khusus unuk pengelolaan sampah. Bahkan dari plastik dan sampah itu bisa jadi paving,” kata Yoyok saat melihat lokasi pembuatan paving block di Area Parkir Mangga Dua Udinus, Sabtu (26/10/2024).

Lebih lanjut Yoyok Sukawi mendorong upaya pengelolaan sampah ramah lingkungan diterapkan di Kota Semarang dengan mengadopsi inovasi dari Udinus. Hal ini bisa menjadi solusi mengatasi persoalan sampah yang setiap hari produksinya mencapai 1.200 ton.

“Ini terobosan yang baik, ini akan kita bawa di Pemkot Semarang supaya masalah sampah ini bisa tertangani segera, karena dengan jumlah 1.200 ton sampah perhari, kita perlu solusi untuk menangani sampah,” ungkap CEO PSIS tersebut.

Dia melanjutkan, model pengelolaan sampah yang dilakukan Udinus tersebut bisa membuat sampah menjadi barang yang bernilai. Paving block dari campuran plastik bisa digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan dan perumahan.

“Ini akan coba kita adopsi, hasilnya nanti supaya paving-paving ini bisa disumbangkan ke RT RW untuk membangun jalan, untuk membangun infrastruktur di perkampungan, ini bisa dimanfaatkan,” ungkap Yoyok Sukawi.

Terkait persoalan sampah, pihaknya memiliki program Semarang Berseri. Dalam realisasinya, nantinya Pemkot Semarang akan membentuk BUMD pengelola persampahan, pembangunan infrastruktur hilir persampahan, dan dukungan untuk gerakan bank sampah.

Rektor Udinus Semarang Prof Dr Ir Edi Noersasongko yang mendampingi Yoyok Sukawi dalam kegiatan tersebut mengucapkan terima kasih telah berkenan melihat laboratorium pengelolaan sampah plastik menjadi bahan campuran pembuatan paving block.

Ke depan bila Yoyok Sukawi terpilih sebagai wali kota Semarang, pihaknya bersedia bekerja sama dengan Pemkot Semarang agar praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan tersebut bisa semakin masif.

“Kita tentu menyambut gembira program-program calon wali kota, apa yang dilaukan Udinus yaitu membuat paving dari sampah plastik, membuat jalan aspal dari campuran sampah plastik, ternyata disambut gembira, gayung bersambung,” ungkap Prof Edi.

TAGGED:Sampah Plastik Jadi Paving Blockuniversitas dian nuswantoroYoyok Sukaw
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ratusan Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Pemerintah Masih Hitung Detail Anggaran Perbaikan Jumat, 12 Des 2025
  • Santri di Blora Terbawa Arus Sungai, Tim SAR: 2 Korban Meninggal dan 3 Masih Dicari Jumat, 12 Des 2025
  • OJK Perketat Pengawasan, 117 Ribu Rekening Penipuan Dibekukan Jumat, 12 Des 2025
  • Remaja 16 Tahun Diduga Jadi Korban Pelanggaran Polisi Blora, Oknum Diselidiki Propam Kamis, 11 Des 2025
  • Semarang Siap Sambut 2,5 Juta Wisatawan Nataru, Wali Kota Agustina Gerakkan Forkopimda Kamis, 11 Des 2025
  • Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar Kamis, 11 Des 2025
  • Bawaslu Gandeng Undip Perkuat Tata Kelola Pengawasan Pemilu Mendatang Kamis, 11 Des 2025

Berita Lainnya

BeritaSemarang

Semarang Siap Sambut 2,5 Juta Wisatawan Nataru, Wali Kota Agustina Gerakkan Forkopimda

Kamis, 11 Des 2025
Semarang

2.354 PPPK Paruh Waktu Dilantik, Semarang Komitmen Perbaiki Layanan Publik

Rabu, 10 Des 2025
Semarang

Aston Inn Pandanaran Semarang Bidik Okupansi 95% Saat Nataru, Optimistis Lonjakan Tamu Last Minute

Rabu, 10 Des 2025
Semarang

Indosat Perluas Jaringan 5G di Semarang, BTS Bertambah 22 Kali Lipat

Rabu, 10 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?