Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Taman Cempulutan, Wisata Alam Baru di Purbalingga Cocok untuk Liburan Keluarga
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Daerah

Taman Cempulutan, Wisata Alam Baru di Purbalingga Cocok untuk Liburan Keluarga

By Athok Mahfud
Selasa, 06 Jan 2026
Share
3 Min Read
Taman Cempulutan, wisata alam yang berlokasi di Desa Kramat, Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga (Foto: Pemkab Purbalingga)
SHARE

INDORAYA – Kabupaten Purbalingga memiliki destinasi wisata alam baru yang ramah keluarga. Taman Cempulutan yang berlokasi di Desa Kramat, Kecamatan Karangmoncol, resmi dibuka sebagai ruang rekreasi berbasis alam yang menyasar wisatawan lokal, khususnya keluarga.

Objek wisata ini dikelola secara mandiri oleh BUMDes Krida Mukti Desa Kramat dan diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus ruang rekreasi terjangkau bagi masyarakat.

Direktur BUMDes Krida Mukti, Musodik, mengatakan Taman Cempulutan dirancang sebagai wisata keluarga dengan fasilitas yang bisa dinikmati semua usia. Beragam sarana tersedia, mulai dari kolam renang anak, taman bermain, gazebo, musala, aula pertemuan, hingga area perkemahan.

“Di sini ada tempat camping. Kalau masyarakat ingin mengadakan acara atau pertemuan, kami juga menyediakan aula,” ujarnya saat peresmian Taman Cempulutan.

Salah satu daya tarik utama destinasi ini adalah kolam renang yang menggunakan sumber air alami dari Sungai Singa. Air sungai yang mengalir langsung tersebut memberikan sensasi berenang dengan air segar dan alami, berbeda dari kolam renang buatan pada umumnya.

Musodik menyampaikan, pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp5.000 untuk menikmati seluruh fasilitas yang tersedia di kawasan wisata.

“Dengan tiket lima ribu rupiah, pengunjung sudah bisa menikmati semua fasilitas yang tersedia,” katanya.

Sementara itu, untuk aktivitas berkemah di area camping ground dikenakan biaya tersendiri karena pengelola menyiapkan fasilitas pendukung, termasuk tenda. Keberadaan Taman Cempulutan diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi desa.

“Harapannya, Taman Cempulutan ini bisa menjadi sumber pemasukan bagi BUMDes dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Musodik.

Kepala Desa Kramat, Jarwani, menuturkan pengembangan Taman Cempulutan merupakan wujud komitmen pemerintah desa bersama BUMDes dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi wisata berbasis alam dan konservasi.

“Kami berharap setelah diluncurkannya Taman Cempulutan ini, kawasan wisata ini dapat menjadi jembatan lahirnya wahana-wahana lain yang mendukung berkembangnya wisata konservasi Sigotak Desa Kramat atau Siregol Argo Buthak,” tuturnya.

Selain sebagai tempat rekreasi, Taman Cempulutan juga diharapkan menjadi sarana edukasi lingkungan dan pintu masuk menuju destinasi wisata alam lain di sekitarnya, seperti Bukit Siregol yang berada di kawasan Desa Sirau dan Desa Kramat, dengan panorama perbukitan, aliran sungai, dan curug alami.

Pengunjung juga dapat menikmati Kopi Sigotak, kopi robusta khas Desa Kramat yang menjadi produk unggulan lokal, sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Purbalingga, Sumarsono, mengapresiasi hadirnya destinasi wisata baru berbasis desa. Ia menekankan pentingnya standar keselamatan, terutama pada wahana kolam renang.

“Kolam renang merupakan wahana yang memiliki risiko tinggi, sehingga perlu disiapkan standar keselamatan seperti lifeguard, pelampung, dan petugas yang selalu siaga,” ujarnya.

Ia juga mendorong penerapan Sapta Pesona serta penataan UMKM agar kenyamanan wisatawan tetap terjaga seiring meningkatnya jumlah kunjungan.

Dengan konsep wisata alam yang terjangkau, fasilitas lengkap, serta terintegrasi dengan potensi wisata sekitar, Taman Cempulutan diharapkan menjadi alternatif liburan keluarga di Kabupaten Purbalingga yang edukatif, ramah lingkungan, dan berbasis pemberdayaan desa.

TAGGED:Berita PurbalinggaTaman Cempulutan PurbalinggaWisata Alam PurbalinggaWisata Purbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Mensesneg Tegaskan Indonesia Dahulukan Ketahanan Pangan, Permintaan Impor Beras Malaysia Belum Dipenuhi Rabu, 07 Jan 2026
  • Taman Abdulrahman Saleh Resmi Dibuka, Pemkot Semarang Perkuat Komitmen Kota Layak Anak Rabu, 07 Jan 2026
  • Warner Bros Discovery Tetap Pilih Netflix, Tolak Akuisisi Paramount Skydance Rabu, 07 Jan 2026
  • Praktik Love Scamming di Yogyakarta Terbongkar, Sindikat Aplikasi Kencan Raup Rp30 Miliar per Bulan Rabu, 07 Jan 2026
  • Fenomena Deepfake Jadi Perhatian Serius, Polri Tegaskan Edit Foto Porno Pakai AI Bisa Dipidana Rabu, 07 Jan 2026
  • Sidang Eksepsi AMPB di PN Pati, Teguh Istianto Nilai Kasusnya Dikriminalisasi Rabu, 07 Jan 2026
  • Era Baru Untag Semarang: Prof. Suparjo Tancap Gas, Buka Prodi Baru hingga Bidik Mahasiswa Asing Rabu, 07 Jan 2026

Berita Lainnya

Daerah

2,8 Juta Orang Berwisata di Rembang Sepanjang 2025, Naik 5,15 Persen

Selasa, 06 Jan 2026
Daerah

47 Ribu Orang Berlibur ke Jepara Saat Nataru, Pantai Bandengan Paling Ramai

Selasa, 06 Jan 2026
Daerah

Ruas Jalan Sulang–Sumber Rembang Dilebarkan, Habiskan Anggaran Rp47 Miliar

Selasa, 06 Jan 2026
Daerah

Pemkot Yogyakarta Larang Pesta Kembang Api Saat Tahun Baru 2025, Warga Diminta Rayakan Secara Sederhana

Sabtu, 27 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?