Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Era Baru Untag Semarang: Prof. Suparjo Tancap Gas, Buka Prodi Baru hingga Bidik Mahasiswa Asing
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Pendidikan

Era Baru Untag Semarang: Prof. Suparjo Tancap Gas, Buka Prodi Baru hingga Bidik Mahasiswa Asing

By Dickri Tifani
Rabu, 07 Jan 2026
Share
2 Min Read
Rektor baru Untag Semarang, Prof. Suparjo. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Tongkat estafet kepemimpinan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang resmi berpindah tangan. Jabatan Rektor Untag Semarang yang sebelumnya diemban Suparno, kini diserahterimakan kepada Prof. Suparjo untuk periode 2025–2030. Pelantikan tersebut digelar pada Rabu (7/1/2026).

Mengawali masa kepemimpinannya, Prof. Suparjo langsung menegaskan arah baru Untag Semarang. Kampus ini tak ingin sekadar bertahan di tengah persaingan pendidikan tinggi yang kian ketat, melainkan berakselerasi melalui pembukaan program studi baru serta perluasan segmen mahasiswa.

“Kita semua sebenarnya sudah paham bahwa sekarang PTNBH terutama kan mengambil mahasiswa paling banyak. Sehingga mau tidak mau swasta harus cari alternatif lain,” ujar Suparjo.

Sebagai langkah konkret, Untag Semarang akan mengembangkan program studi yang lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Dalam waktu dekat, kampus ini dijadwalkan membuka Program Pendidikan Profesi Arsitek.

“Jangka dekat (penambahan) adalah untuk Program Pendidikan Arsitek. Jadi ini untuk peningkatan sarjana arsitek lulus dia nanti dua tahun paling tidak mendapat sertifikat kompetensi sebagai yang diakui oleh pemerintah,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Untag Semarang juga bersiap membuka Program Doktor (S3) Ekonomi. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahapan asesmen oleh tim asesor yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Suparjo menilai, fokus pengembangan ke depan akan lebih diarahkan pada jenjang pascasarjana, baik magister maupun doktor, mengingat kompetisi di jenjang sarjana semakin padat.

“Kalau Untag, saya akan prioritaskan ke magisternya. Jadi S2-nya dan S3-nya. Karena S1 memang sudah sangat ketat persaingannya,” tegasnya.

Selain memperkuat program akademik, Untag Semarang juga mulai menggarap pasar mahasiswa internasional.

Suparjo mengungkapkan, dalam waktu dekat kampusnya akan menerima mahasiswa asing asal Myanmar.

“Dalam waktu dekat ini ada 18 mahasiswa dari Myanmar yang akan mulai kuliah di Untag,” ungkapnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Untag Semarang untuk meningkatkan daya saing, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi swasta yang adaptif terhadap perubahan zaman.

TAGGED:Prodi Baru UntagProf. SuparjoRektor Baru Untag
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin

Selasa, 13 Jan 2026
Pendidikan

MBG di SMKN 11 Semarang Dihentikan Sementara Usai Siswa Keracunan, Tunggu Hasil Uji Bakteri

Minggu, 11 Jan 2026
Pendidikan

Pemerintah Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat, Target 200 Titik Rampung hingga 2027

Jumat, 09 Jan 2026
Pendidikan

Teknologi Pengering Gabah Hybrid Peneliti Undip Jamin Kualitas Panen di Tengah Anomali Cuaca

Jumat, 09 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?