INDORAYA – Tongkat estafet kepemimpinan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang resmi berpindah tangan. Jabatan Rektor Untag Semarang yang sebelumnya diemban Suparno, kini diserahterimakan kepada Prof. Suparjo untuk periode 2025–2030. Pelantikan tersebut digelar pada Rabu (7/1/2026).
Mengawali masa kepemimpinannya, Prof. Suparjo langsung menegaskan arah baru Untag Semarang. Kampus ini tak ingin sekadar bertahan di tengah persaingan pendidikan tinggi yang kian ketat, melainkan berakselerasi melalui pembukaan program studi baru serta perluasan segmen mahasiswa.
“Kita semua sebenarnya sudah paham bahwa sekarang PTNBH terutama kan mengambil mahasiswa paling banyak. Sehingga mau tidak mau swasta harus cari alternatif lain,” ujar Suparjo.
Sebagai langkah konkret, Untag Semarang akan mengembangkan program studi yang lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Dalam waktu dekat, kampus ini dijadwalkan membuka Program Pendidikan Profesi Arsitek.
“Jangka dekat (penambahan) adalah untuk Program Pendidikan Arsitek. Jadi ini untuk peningkatan sarjana arsitek lulus dia nanti dua tahun paling tidak mendapat sertifikat kompetensi sebagai yang diakui oleh pemerintah,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, Untag Semarang juga bersiap membuka Program Doktor (S3) Ekonomi. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahapan asesmen oleh tim asesor yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
Suparjo menilai, fokus pengembangan ke depan akan lebih diarahkan pada jenjang pascasarjana, baik magister maupun doktor, mengingat kompetisi di jenjang sarjana semakin padat.
“Kalau Untag, saya akan prioritaskan ke magisternya. Jadi S2-nya dan S3-nya. Karena S1 memang sudah sangat ketat persaingannya,” tegasnya.
Selain memperkuat program akademik, Untag Semarang juga mulai menggarap pasar mahasiswa internasional.
Suparjo mengungkapkan, dalam waktu dekat kampusnya akan menerima mahasiswa asing asal Myanmar.
“Dalam waktu dekat ini ada 18 mahasiswa dari Myanmar yang akan mulai kuliah di Untag,” ungkapnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Untag Semarang untuk meningkatkan daya saing, memperluas jejaring internasional, serta memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi swasta yang adaptif terhadap perubahan zaman.


