Ad imageAd image

Kemnaker Tingkatkan Kompetensi Ahli K3 Soal Kebijakan Terbaru: Untuk Tekan Kecelakaan Kerja

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 807 Views
3 Min Read
Gedung Kemnaker. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus meningkatkan kualifikasi dan pemahaman mengenai regulasi terkini serta kebijakan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja kepada para Ahli K3.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program peningkatan kualifikasi Ahli K3 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker dan K3) pada tanggal 14 Maret 2024.

Menurut Haiyani Rumondang, Direktur Jenderal Binwasnaker dan K3 Kemnaker, peran serta Ahli K3 memiliki signifikansi penting di lingkungan kerja karena mereka adalah tenaga teknis yang ahli dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari luar Kementerian Ketenagakerjaan.

Katanya, tugas utama mereka adalah mengawasi dan memastikan bahwa semua karyawan mematuhi peraturan-peraturan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

“Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di lingkungan kerja serta mendukung produktivitas usaha,” ujar Haiyani dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan pada Jumat (15/3/2024).

Haiyani menekankan bahwa peningkatan kualifikasi Ahli K3 bukan hanya merupakan salah satu target dalam rencana strategis Kemnaker, tetapi juga penting dilakukan sebagai sarana untuk meningkatkan komunikasi dan edukasi sehingga para Ahli K3 dapat lebih memahami tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Dalam acara yang diadakan di Jakarta ini, Haiyani berharap akan dilakukan penyusunan dan pembaharuan regulasi di bidang ketenagakerjaan, inovasi dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan.

Selain itu, ada juga peningkatan pelayanan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

“Kami memberikan apresiasi kepada para Ahli K3 yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, mengawal pemenuhan syarat-syarat Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja, mengusulkan inovasi, dan mencari terobosan baru untuk meningkatkan implementasinya,” ujar Haiyani.

Sementara itu, Hery Sutanto, Direktur Bina Kelembagaan K3, menyatakan bahwa kegiatan Peningkatan Kompetensi Ahli K3 Tahun 2024 merupakan acara pertama dari delapan rencana kegiatan yang akan diadakan secara bersamaan pada tahun 2024.

Dalam acara tersebut, mereka menargetkan partisipasi sebanyak 50 persen dari total 32.460 peserta, atau sekitar 16.230 peserta.

“Setiap kegiatan menargetkan jumlah peserta sebanyak 25 orang dari Direktorat Bina Kelembagaan K3 dan perusahaan secara tatap muka, serta sekitar 2.500 Ahli K3 Umum melalui platform daring,” tambah Hery.

Share this Article
Leave a comment