Diskon Tiket 20 Persen Jadi Magnet, 156 Ribu Lansia Pilih Naik Kereta di Wilayah Daop 4 Semarang

Date:

INDORAYA – Sebanyak 156.356 pelanggan lanjut usia (lansia) memanfaatkan program potongan harga tiket kereta api sebesar 20 persen di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang selama Januari hingga Juni 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 78.247 pelanggan lansia tercatat berangkat, sedangkan 78.109 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 4 Semarang dengan memanfaatkan tarif reduksi.

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, program tarif reduksi diberikan kepada pelanggan berusia 60 tahun ke atas sebagai bentuk kemudahan dalam mengakses layanan transportasi kereta api.

“Pelanggan yang telah berusia 60 tahun atau lebih berhak memperoleh tarif reduksi sebesar 20 persen untuk perjalanan menggunakan kereta api komersial yang telah ditetapkan,” ujar Luqman dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

“Program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus mendorong masyarakat lansia untuk semakin memanfaatkan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu dan ramah lingkungan,” lanjutnya.

Menurut Luqman, tingginya pemanfaatan tarif reduksi menunjukkan antusiasme masyarakat lanjut usia terhadap layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang.

“Tingginya pemanfaatan tarif reduksi ini menunjukkan antusiasme masyarakat, khususnya pelanggan lanjut usia di wilayah Daop 4 Semarang, sekaligus meningkatnya pemanfaatan program yang disediakan KAI,” katanya.

Berdasarkan data KAI hingga Juni 2026, Stasiun Semarang Tawang menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan lansia pengguna tarif reduksi terbanyak, yakni mencapai 70.291 orang.

Posisi berikutnya ditempati Stasiun Semarang Poncol sebanyak 32.303 pelanggan, Stasiun Tegal 20.101 pelanggan, Stasiun Pekalongan 16.328 pelanggan, Stasiun Pemalang 5.380 pelanggan, dan Stasiun Cepu 5.294 pelanggan.

Untuk memperoleh tarif reduksi, pelanggan cukup melakukan registrasi identitas yang menunjukkan usia minimal 60 tahun. Registrasi dilakukan satu kali melalui loket atau layanan Customer Service di Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan dan Cepu.

Setelah itu, potongan harga dapat digunakan setiap kali membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Selain memberikan potongan harga, KAI Daop 4 Semarang juga menyediakan sejumlah layanan ramah lansia, seperti kemudahan akses menuju area keberangkatan, ruang tunggu, serta bantuan petugas bagi pelanggan yang membutuhkan.

“Fasilitas tersebut antara lain kemudahan akses menuju area keberangkatan, ruang tunggu yang nyaman, bantuan petugas bagi pelanggan yang membutuhkan, serta layanan informasi yang semakin mudah diakses,” jelas Luqman.

Luqman berharap, semakin banyak pelanggan lanjut usia memanfaatkan program tarif reduksi tersebut untuk memperoleh perjalanan yang lebih hemat.

“Kami berharap semakin banyak pelanggan lansia yang memanfaatkan program tarif reduksi ini. KAI akan terus menghadirkan layanan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan seluruh pelanggan sehingga kereta api tetap menjadi pilihan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau dan berkelanjutan,” tutupnya.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Berawal dari Konten Edukasi Kecantikan, Dua Dokter di Semarang Hadapi Kasus Hukum

Konten edukasi mengenai kecantikan dan perawatan kulit yang dibuat dua selebgram asal Kota Semarang, dokter Mufida Rizqiani Husna dan Ari Kurniawan alias Ari PM, berujung pada persoalan hukum. Keduanya kini terseret kasus dugaan pencemaran nama baik dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hampir 80 Persen Mata Air Muria Kering, Pemprov Jateng Siapkan Rorak sebagai Solusi Cepat

Hampir 80 persen dari 116 titik mata air di kawasan Gunung Muria dalam kondisi kering atau mati. Untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan itu sekaligus menekan ancaman banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan pembangunan rorak atau lubang resapan air di kawasan hutan.

Progres Baru 46 Persen, Gus Yasin Minta Talud Colo Kudus Rampung Sebelum 15 Desember

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, paling lambat 15 Desember 2026.

Buruh Jateng Desak UMP 2027 Sesuai KHL, Minta Upah Sektoral Diperluas

Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT) mendesak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2027 sesuai kebutuhan hidup layak (KHL).