INDORAYA – Pengamanan KTT G20 yang akan berlangsung di Bali nanti akan dilakukan di darat, laut, dan udara. Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan sejumlah pesawat tempur dan personel sudah disiapkan dengan matang.
“Dari TNI AU sudah menggelar kekuatan untuk pertahanan udara. Dan untuk dukungan mobilitas yang lainnya,” kata Marsekal Fadjar di Gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (8/11/2022).
Persiapan sudah digelar di sejumlah pangkalan TNI Angkatan Udara yang ada di sekitar Bali. Sejumlah pesawat juga sudah disediakan untuk mengamankan KTT G-20.
“Ada pesawat F-16 dan Sukhoi, dan juga dukungan dari pesawat lain. Dan kita gelar juga pesawat Hercules untuk dukungan logistik,” kata dia.
Fadjar menyebut sekitar 3.000 personel dari TNI AU telah disiapkan. Ia pun memastikan pihaknya telah siap dalam melakukan pengamanan di KTT G-20.
“Kalau tidak salah 3000-an personel, dari berbagai percabangan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, KTT G20 Bali akan 15-16 November 2022. Persiapan untuk gelaran KTT G20 pun hampir rampung.
“Persiapan di sana sudah sampai 80%,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara RI, Setya Utama, dalam konferensi pers virtual, Senin (7/11).
Targetnya, persiapan akan mencapai 100% pada 10 November nanti. Pada 13-14 November, rombongan delegasi mulai berdatangan. Pada 15 November, acara akan dimulai dan Presiden mengundang pemimpin dunia untuk menghadiri jamuan makan malam.
“Tentu saja akan ada pertunjukan spektakuler di sana, seperti apa, masih kita rahasiakan, itu ada element of surprise-nya nanti,” kata Setya Utama.



