Ad imageAd image

SCU Luluskan 649 Mahasiswa, Rektor Minta Wisudawan Menjadi Pribadi yang Adaptif

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 898 Views
3 Min Read
Prosesi wisuda program diploma (d3), sarjana (s1), magister (s2), dan doktor (s3) Soegijapranata Catholic University (SCU) yang digelar di Gedung Albertus, Sabtu (18/3/2023). (Foto: SCU/Dokumen untuk Indoraya)

INDORAYA – Soegijapranata Catholic University (SCU) atau lebih dikenal dengan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang meluluskan sebanyak 649 wisudawan dari program diploma (d3), sarjana (s1), magister (s2), dan doktor (s3).

Prosesi wisuda periode I tahun 2023 ini digelar di Gedung Albertus pada Sabtu (18/3/2023). Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto memimpin langsung prosesi wisuda yang dilaksanakan dalam tiga sesi tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor SCU Dr. Ferdinandus Hindiarto meminta para wisudawan untuk dapat menjadi pribadi yang adaptif. Wisuda merupakan suatu gerbang pembuka para wisudawan untuk mengarungi babak baru perjalanan hidup.

BACA JUGA:   Dua Hari Diberlakukan One Way, Kondisi Arus Balik di Gerbang Tol Kalikangkung Masih Ramai Lancar

“Salah satu tantangan yang pasti adalah dunia yang semakin cepat berubah dan situasi yang semakin sulit diprediksi, dunia yang semakin kompleks. Menghadapi situasi demikian, saya merumuskan satu karakter yang harus anda miliki dan kembangkan terus menerus, yaitu menjadi pribadi yang adaptif,” katanya.

“Perubahan boleh terjadi namun jika kita mempunyai karakter yang adaptif, semua bisa dilalui bahkan kita akan terus bertumbuh dan berkembang,” imbuh Dr Ferdinandus dalam keterangan yang diterima Indoraya, Sabtu (18/3/2023).

Menurutnya, karakter adaptif secara lahiriah sudah ada dalam diri setiap individu sejak kecil, dimana setiap individu akan terus beradaptasi dengan perubahan. Namun karakter ini akan terus berkembang jika terus dilatih dan diasah.

BACA JUGA:   Disambut Hangat Masyarakat Lintas Agama Semarang, Rombongan Biksu Thailand Lanjutkan Jalan Kaki ke Candi Borobudur

Ia berpesan agar para lulusan SCU tidak bersikap skeptis terhadap perubahan, berani menanggapi segala perubahan dengan mindset dan sikap yang positif, sehingga berani melakukan perubahan secara konkrit dalam tindakan.

“Jawab semua perubahan dengan 4 huruf, S-T-N-K, Siap Tok No Kulo. Alumni SCU harus menjawab perubahan dengan 4 huruf ini. Semoga apa yang anda alami, geluti dan kembangkan di kampus ini dapat menjadi bekal yang cukup untuk anda berkarya mengabdi pada tanah air dan kemanusiaan. Bersiaplah selalu untuk berubah, menjadi pribadi yang adaptif, dan jangan skeptis terhadap perubahan.” tutup Rektor SCU.

BACA JUGA:   PSIS Semarang Permanenkan Bayu Fiqri Hingga 2025 

Dalam wisuda tersebut, Olivia Leony, mahasiswi Program Studi S1 Teknologi Pangan diberikan kesempatan mewakili wisudawan untuk memberikan sambutan. Menurutnya, prosesi wisuda adalah bukti bahwa para mahasiswa telah melewati salah satu proses yang sangat sulit di hidup mereka.

“Bukan merupakan sebuah akhir, wisuda ini adalah sebuah awal dan langkah baru untuk para wisudawan menghadapi tantangan-tantangan baru di dunia kerja yang jauh berbeda selama menempuh perkuliahan,” ungkapnya.

Share this Article
Leave a comment