INDORAYA – DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah (Jateng) bakal meramaikan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada bulan November 2024 mendatang.
Sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman mengatakan, partainya bakal mengajukan kader sendiri untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024.
“Kemarin mengikuti Muspimnas, garis kebijakannya jelas kita juga mengambil porsi (Pilkada) di beberapa daerah,” ujarnya usai Rapat Paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng (28/3/2024).
Sukirman berkata, PKB bisa mengajukan kader di 11 daerah tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Hal ini karena perolehan kursi di DPRD sudah memenuhi syarat pencalonan Pilkada.
“Ada 11 kabupaten ini kita bisa langsung mencalonkan diri. Itu Kabupaten Tegal, Blora, Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Batang, Kota Salatiga, Kendal, Wonosobo, Cilacap, kemudian Temanggung, satu lagi kalau gak salah Kota Pekalongan,” katanya.
Dia bilang, konsolidasi bersama pengurus DPC PKB se-Jateng juga sudah dilakukan dalam menyambut Pilkada serentak 2024. Bahkan tim untuk pemenangan Pilkada juga sudah dibentuk.
“Sudah ada tim kecil, saya juga menjadi salah satu koordinator tim di jajaran desk Pilkada,” ucap Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut.
Di luar itu, pihaknya juga bakal memasang Ketua DPW Yusuf Chudlori alias Gus Yusuf untuk maju Pilgub Jateng. Namun harus berkoalisi dengan partai lain karena kursi PKB di DPRD Jateng belum sampai 20 persen.
“Kita tetap mencalonkan kader terbaik kita Gus Yusuf untuk tampil sebagai Calon Gubernur Jateng tapi tentu harus ada koalisinya,” tandas Sukirman.
Saat ini PKB sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai untuk pencalonan Gus Yusuf di Pilgub Jateng 2024. Mulai dari PDI Perjuangan, Partai Golkar, hingga Gerindra.
“Kita sudah penjajakan koalisi ke PDI, semua partai sih Golkar, Gerindra, sedang cari rumusan yang terbaik lah,” tandas Sukirman.


