Ramai Seruan Stop Bayar Pajak, Bupati Jepara Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Segera Dimulai

Date:

INDORAYA – Bupati Jepara Witiarso Utomo memastikan proyek perbaikan jalan di sejumlah ruas wilayah Kabupaten Jepara akan mulai dikerjakan pada bulan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah munculnya berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di sejumlah titik. Bahkan, protes warga belakangan ramai bermunculan di media sosial dengan membawa isu pembayaran pajak.

Wiwit mengatakan pembangunan jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Bulan ini juga kita mulai pembangunan jalan sehingga kepercayaan publik kepada pemerintah kabupaten Jepara meningkat, sehingga masyarakat berlomba-lomba membayar pajak,” ujarnya saat ditemui di Ruang Bupati Jepara pada Senin, (2/6/2026).

Menurutnya, perbaikan infrastruktur diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.

Sebelumnya, masyarakat ramai mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jepara yang mengalami kerusakan cukup parah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Jalan Alternatif Jepara-Kudus di Desa Daren, Kecamatan Nalumsari.

Keluhan warga disampaikan melalui berbagai cara. Sejumlah pemuda setempat bahkan sempat membuat konten memancing ikan di ruas jalan yang tergenang air sebagai bentuk sindiran terhadap kondisi jalan yang belum kunjung diperbaiki.

Belakangan, protes juga diwujudkan melalui tulisan di badan jalan. Di depan Gang Garasi Kalingga Jaya, Desa Daren, muncul tulisan bertuliskan “Kapusan Janjine Bupati Jepara Mulus, #Stop Bayar Pajak, Fuck You, Stop Bayar Pajak, Gedabrus.”

Sekitar 500 meter dari lokasi tersebut, terdapat pula tulisan lain yang berbunyi “#Stop Pajak Kapan Muluse Iki. Cukup 1 Periode.”

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Jepara berkomitmen mempercepat pelaksanaan perbaikan jalan yang telah direncanakan.

Selain meningkatkan kualitas infrastruktur, langkah itu diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dan mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Berawal dari Konten Edukasi Kecantikan, Dua Dokter di Semarang Hadapi Kasus Hukum

Konten edukasi mengenai kecantikan dan perawatan kulit yang dibuat dua selebgram asal Kota Semarang, dokter Mufida Rizqiani Husna dan Ari Kurniawan alias Ari PM, berujung pada persoalan hukum. Keduanya kini terseret kasus dugaan pencemaran nama baik dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hampir 80 Persen Mata Air Muria Kering, Pemprov Jateng Siapkan Rorak sebagai Solusi Cepat

Hampir 80 persen dari 116 titik mata air di kawasan Gunung Muria dalam kondisi kering atau mati. Untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan itu sekaligus menekan ancaman banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan pembangunan rorak atau lubang resapan air di kawasan hutan.

Progres Baru 46 Persen, Gus Yasin Minta Talud Colo Kudus Rampung Sebelum 15 Desember

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, paling lambat 15 Desember 2026.

Buruh Jateng Desak UMP 2027 Sesuai KHL, Minta Upah Sektoral Diperluas

Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT) mendesak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2027 sesuai kebutuhan hidup layak (KHL).