INDORAYA – Kerja sama strategis antara Indonesia dan Korea Selatan semakin menguat dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai Rp174,46 triliun. Kesepakatan ini mencakup berbagai sektor penting, mulai dari proyek Carbon Capture Storage (CCS) hingga pengembangan hunian di BSD.
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyaksikan langsung penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) dalam seremoni yang berlangsung di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae pada Rabu (1/4) waktu setempat.
Nilai awal dari kesepakatan tersebut mencapai US$4,98 miliar atau sekitar Rp84,66 triliun. Namun, angka ini berpotensi meningkat seiring tambahan investasi sebesar US$481,35 juta serta pengajuan letter of intent (LoI) senilai US$4,8 miliar. Secara keseluruhan, total nilai kerja sama diperkirakan mencapai US$10,26 miliar atau setara Rp174,46 triliun.
Dalam kesempatan tersebut, kedua negara juga memperkuat kemitraan melalui skema special comprehensive strategic partnership yang mencakup sektor ekonomi, pertahanan, hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence).
“Saya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan kepedulian kepada perusahaan asal Korea Selatan,” kata Lee, dikutip dari siaran pers yang diterbitkan oleh Badan Komunikasi Pemerintah.
Di sektor pertahanan, kerja sama difokuskan pada pengembangan galangan kapal sebagai kelanjutan proyek bersama sebelumnya, termasuk pengembangan pesawat tempur. Selain itu, kolaborasi juga akan mencakup integrasi big data Indonesia dengan teknologi AI milik Korea Selatan untuk mendukung penyelesaian berbagai persoalan kemanusiaan.
Presiden Prabowo menilai kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam hubungan bilateral kedua negara. Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki kesamaan sejarah serta kepentingan strategis yang dapat menjadi dasar penguatan kolaborasi ke depan.
“Sejarah menunjukkan bahwa kedua negara memiliki kesamaan dan kita pun memiliki kepentingan yang sama. Kedua negara harus berjuang keras untuk meraih kemerdekaan,” kata Prabowo.



