Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Posyandu Ananda 2 Jepara Sudah Layani 6 SPM, Nawal Yasin Minta Kader Terus Berinovasi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Posyandu Ananda 2 Jepara Sudah Layani 6 SPM, Nawal Yasin Minta Kader Terus Berinovasi

By Athok Mahfud
Selasa, 30 Sep 2025
Share
3 Min Read
Ketua TP Posyandu Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meluncurkan layanan enam bidang SPM di Posyandu Ananda 2 di Desa Pengkol, Kabupaten Jepara, Senin (29/9/2025). (Foto: Diskominfo Jateng)
SHARE

INDORAYA – Ketua Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, meluncurkan layanan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), di Posyandu Ananda 2 di Desa Pengkol, Kabupaten Jepara, Senin (29/9/202).

Dengan itu, Posyandu tersebut kini tidak hanya melayani bidang kesehatan, melainkan lima bidang layanan dasar lainnya. Yakni pendidikan, ketentraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (trantibum linmas), perumahan rakyat, pekerjaan umum, serta sosial.

Nawal mengapresiasi Posyandu Ananda 2 yang sudah bertransformasi melayani 6 SPM. Terlebih ada dua inovasi program terkait penanganan stunting. Yaitu Klanting (Kelola Jelantah Untuk Menurunkan Stunting) dan Si Kumbang (Skrining Tumbuh Kembang Pada Balita).

“Minyak jelantah ini bisa (dimanfaatkan) menjadi satu nilai ekonomi, kemudian ini bisa dibuat untuk tambahan makanan untuk balita. Ini satu inovasi yang luar biasa,” kata dia, seusai kegiatan.

Lebih lanjut istri Wakil Gubernur Jateng ini meminta kepada kader-kader Posyandu di Jawa Tengah untuk terus melakukan inovasi program, yang mendukung enam bidang layanan SPM tersebut.

Pada kesempatan itu, Nawal juga meninjau meja layanan pada enam bidang SPM, dan berdialog dengan petugas. Dia menekankan, layanan Posyandu harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Enam SPM ini bukan hanya menggelar meja, tetapi harus ada pelayanannya, sehingga pendidikan di sini misalnya, harus ada PAUD yang tersedia, (layanannya) menempel di Posyandu,” ucap dia.

Selain itu, Nawal juga meninjau pelaksanaan program unggulan Pemprov Jateng, Layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling). Puluhan orang warga setempat memanfaatkan program ini, mulai dari balita, remaja, ibu hamil, hingga lansia.

Secara administrasi, menurut Nawal, Posyandu Ananda 2 sudah bagus karena menggelar enam meja layanan pada masing-masing bidang. Dia mendorong agar hal ini bisa dilengkapi dengan kanal aduan, agar masyarakat bisa melapor ketika ada masalah.

“Apa yang bisa diadukan di Posyandu ini belum tersosialisasi di masyarakat. Maka harapannya dari Posyandu melakukan sosialisasi secara masif, bagaimana masyarakat ini juga bisa ikut berpartisipasi, bukan hanya untuk pelayanan kesehatan,” ungkap Ketua TP PKK Jateng tersebut.

Pada kegiatan itu, Nawal juga menyerahkan bantuan 100 paket sembako untuk perempuan lansia, 50 paket untuk kader Posyandu, bingkisan berupa pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, serta susu dan beras fortifikasi untuk ibu hamil.

Sementara, Ketua TP Posyandu Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso Utomo menekankan, kader Posyandu tidak lagi hanya berperan menimbang balita. Tetapi harus bertransformasi menjadi pusat pelayanan yang lebih komprehensif, sesuai dengan enam SPM tersebut.

“Dengan melayani enam SPM, tidak hanya terpaku pada layanan kesehatan, tapi juga enam bidang lainnya. Melalui Posyandu 6 SPM ini, harapannya asyarakat dapat lebih luas mengakses layanan dasar,” ungkap Ella, sapaan akrabnya.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?