Polda Jateng Hadirkan Program ‘Valet Ride’, Pemudik Motor Diangkut Bus Eksekutif Gratis

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Senin (9/3/2026). (Foto: Lu'luil Maknun)

INDORAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah meluncurkan inovasi pelayanan mudik bertajuk program “Valet Ride Polda Jateng 2026” untuk menekan risiko kecelakaan bagi pemudik roda dua.

Melalui program ini, pemudik motor akan dialihkan menggunakan bus eksekutif, sementara kendaraan mereka diangkut dengan truk khusus melewati jalur tol.

Langkah ini diambil berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, di mana faktor kelelahan pemudik sepeda motor menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas di jalur arteri.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan layanan ini dirancang dengan konsep pemisahan antara pengendara dan kendaraannya guna menjamin faktor keamanan dan kenyamanan selama perjalanan sejauh 179 KM.

“Hari ini kami secara resmi memperkenalkan program Valet Ride. Ini adalah solusi nyata untuk meminimalisir risiko bagi pemudik roda dua yang memasuki wilayah Jawa Tengah. Pemudik akan naik bus eksekutif ber-AC, sementara sepeda motor diangkut secara profesional menggunakan truk khusus,” kata Artanto saat ditemui dikantornya, Senin (9/3/2026).

Artanto menjelaskan, seluruh rangkaian bus dan truk tersebut akan mendapatkan pengawalan langsung dari unit Patwal Satlantas melalui jalur tol. Hal ini diklaim mampu memangkas waktu tempuh menjadi hanya sekitar 2 jam 20 menit untuk sampai ke titik akhir.

Layanan Valet Ride ini akan dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret sampai dengan 19 Maret 2026 dengan tiga jadwal keberangkatan setiap harinya, yakni pukul 10.00 WIB, 13.00 WIB, dan 16.00 WIB.

“Setiap hari kami menyiagakan total 9 bus dan 6 truk. Titik start berada di Nasmoco Brebes (dekat Gate Tol Brebes Barat) dan titik finish di Polrestabes Semarang atau kawasan Tugu Muda,” jelasnya.

Menariknya, seluruh fasilitas ini diberikan 100 persen gratis tanpa dipungut biaya apa pun. Di titik kumpul, Polda Jateng juga menyediakan fasilitas penunjang seperti ruang tunggu yang representatif, layanan kesehatan, tempat ibadah, hingga angkringan gratis bagi pemudik yang sedang menunggu jadwal keberangkatan.

Masyarakat yang berminat dapat mendaftarkan diri dengan cara memindai (scan) QR Code yang telah disebar melalui kanal media sosial resmi Polda Jateng, pos-pos pelayanan, maupun baliho di sepanjang jalur mudik.

“Kami berharap masyarakat memanfaatkan layanan ini agar perjalanan mudik menjadi lebih aman, nyaman, dan sampai di tujuan dengan selamat untuk berkumpul bersama keluarga,” pungkas Artanto.