Penjual Piala di Kauman Semarang Raup Untung Jelang Kemerdekaan, Terima Ribuan Orderan

Penjual piala di kawasan Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Kamis (15/8/2024). (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-79 RI menjadi berkah tersendiri bagi penjual piala di kompleks Kelurahan Kauman, Kota Semarang. Pasalnya para penjual piala mendapat banyak orderan yang digunakan sebagai hadiah lomba memperingati hari kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus.

Faros Kafi (26), seorang penjual piala di toko Winner Trophy mengatakan, jumlah orderan di bulan Agustus meningkat dari bulan biasanya. Karena di bulan ini banyak pihak yang membutuhkan piala digunakan untuk hadiah lomba Agustusan.

Menurutnya, dia sudah menerima banyak orderan dari awal bulan Agustus. Bahkan dia menyebut pada bulan ini dirinya sudah melayani ribuan orderan dari pembeli.

“Agustus lebih ramai dari biasanya, selama sebulan bisa ribuan bahkan bisa lebih. Perbandingannya signifikan banget,” kata Faros saat ditemui di Winner Trophy, Kamis (15/8/2024).

Jenis piala yang dijualnya beraneka ragam dengan berbagai ukuran. Mulai dari yang harganya Rp 15 ribu bahkan hingga ada yang Rp 1 juta. Kebanyakan pembeli dari kelurahan, instansi pemerintah, dan juga pendidikan atau sekolah.

“Kalau dari awal Agustus sudah ramai, rata-rata piala buat lomba. Pehari pembeli seratus pialaan, keuntungan meningkatnya 100 persen lebih,” kata pria tersebut.

Saat disinggung omzet selama Agustus, Faros Kafi yang meneruskan usaha ibunya menjual ibunya ini tidak menyebut secara pasti, namun dalam satu bulan ini omzet yang didapat bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Kondisi serupa juga dialami Novi Prawita (33). Safir Trophy, nama toko piala yang dia jaga banyak menerima orderan menjelang HUT Kemerdekaan ke-79 RI. Omzet yang dia dapatkan meningkat 70 persen dari bulan sebelumnya.

“Sudah bikin 1.200 piala, itu udah dibeli semua. Pembelinya macem-macem, dari kelurahan, instansi, sekolahan, perusahaan, banyak,” kata dia saat ditemui di Safir Trophy, kompleks Kauman Kota Semarang.

Hampir setiap hari, toko piala yang dia jaga ramai oleh pembeli. Piala yang menjadi pilihan pembeli jenisnya banyak. Dari yang terkecil panjangnya 20 cm dengan harga Rp 15 ribu dan terpanjang 75 cm dengan harga Rp 250 ribu.

“Pesannya ukurannya macem macem ada yang paling gede sampai paling kecil, tingginya kalau yang gede 75 cm sampai paling kecil sekitar 20 cm,” ujar Novi.

Dia merasa sangat bersyukur karena momen Kemerdekaan NKRI mendatangkan berkah tersendiri. Lebih lanjut dia berharap ke depan tokonya itu selalu ramai, tidak hanya pada momen-momem tertentu saja.