Pantau Langsung Posko Mudik, Wali Kota Semarang Antisipasi Lonjakan Jalur Darat

Date:

INDORAYA — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, turun langsung memantau kesiapan posko mudik menjelang puncak arus Lebaran 2026. Dari hasil pengecekan, arus pemudik melalui jalur udara dan kereta api masih terpantau stabil dan terkendali.

“Dari hasil pantauan tadi di posko-posko, pelayanan dan pengawasan sampai dengan hari ini di Stasiun Tawang kemudian Bandara berjalan lancar,” ujar Agustina.

Pemantauan dilakukan bersama jajaran Forkopimda guna memastikan pelayanan kepada pemudik berjalan optimal di berbagai titik strategis, termasuk Stasiun Tawang dan bandara di Kota Semarang.

Meski kondisi di jalur udara dan kereta api relatif aman, Pemerintah Kota Semarang mulai mengantisipasi lonjakan arus kendaraan di jalur darat yang diprediksi mencapai puncaknya dalam waktu dekat.

Koordinasi intensif telah dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Polrestabes Semarang untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas.

“Yang agak mengkhawatirkan nanti mungkin karena peak jalan daratnya itu besok. Tadi sudah kita lihat dari pantauan Dishub dan teman-teman di Polrestabes, kemungkinan besar akan mulai dilakukan rekayasa untuk one way,” jelasnya.

Terkait penerapan sistem satu arah (one way), Agustina menegaskan bahwa keputusan tetap menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Tapi kapan itu nanti menunggu arahan dari pusat dan kita berharap Semarang tidak begitu terdampak,” tambahnya.

Pesan untuk Pemudik dan Petugas
Dalam kesempatan tersebut, Agustina juga mengimbau para pemudik yang melintas di Semarang untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Hati-hati di jalan, tidak usah terlalu tergesa-gesa, apapun keselamatan nomor satu. Kami seluruh jajaran pemerintah berusaha maksimal untuk membuat Idul Fitri dapat terlaksana dengan baik bagi setiap orang,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para petugas yang berjaga di posko pelayanan agar tetap menjaga kondisi fisik di tengah padatnya tugas selama musim mudik.

“Jaga kesehatan, kesabaran, istirahat yang cukup dan jangan lupa kalau waktunya pas tidak jadwal, tengoklah rumah karena keluarga juga membutuhkan perhatian pada saat lebaran ini,” pungkasnya.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Berawal dari Konten Edukasi Kecantikan, Dua Dokter di Semarang Hadapi Kasus Hukum

Konten edukasi mengenai kecantikan dan perawatan kulit yang dibuat dua selebgram asal Kota Semarang, dokter Mufida Rizqiani Husna dan Ari Kurniawan alias Ari PM, berujung pada persoalan hukum. Keduanya kini terseret kasus dugaan pencemaran nama baik dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hampir 80 Persen Mata Air Muria Kering, Pemprov Jateng Siapkan Rorak sebagai Solusi Cepat

Hampir 80 persen dari 116 titik mata air di kawasan Gunung Muria dalam kondisi kering atau mati. Untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan itu sekaligus menekan ancaman banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan pembangunan rorak atau lubang resapan air di kawasan hutan.

Progres Baru 46 Persen, Gus Yasin Minta Talud Colo Kudus Rampung Sebelum 15 Desember

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, paling lambat 15 Desember 2026.

Buruh Jateng Desak UMP 2027 Sesuai KHL, Minta Upah Sektoral Diperluas

Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT) mendesak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2027 sesuai kebutuhan hidup layak (KHL).