BPR BKK Jateng Fasilitasi Kredit Murah dan Salurkan Bantuan untuk Petani Cabai

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyalurkan bantuan CSR untuk mendukung produktivitas pertanian di Kabupaten Magelang, Senin (22/9/2025)

INDORAYA – PT BPR BKK Jateng (Perseroda) menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pengendalian inflasi melalui program fasilitasi kredit murah bagi petani cabai serta penyaluran bantuan CSR untuk mendukung produktivitas pertanian.

Salah satu koperasi petani yang memanfaatkan program tersebut ialah Koperasi Pancarga Tani Gemilang. Di mana PT BPR BKK Jateng menyalurkan fasilitas kredit murah kepada para petani cabai yang tergabung dalam koperasi tani yang berpusat di Kabupaten Magelang tersebut.

Kredit murah ini diberikan oleh BUMD Pemprov Jateng tersebut dengan bunga rendah sebesar 7,2% per tahun atau 0,6% per bulan, dengan nilai pinjaman pokok sebesar Rp17.000.000,- untuk lahan seluas 2.000 meter persegi.

Skema pencairan kredit dibagi ke dalam tiga termin. Termin I sebesar 40% untuk pembelian bibit dan pupuk di awal tanam. Termin II sebesar 30% untuk pembelian obat-obatan tanaman. Termin III sebesar 30% untuk pemeliharaan tanaman.

Menariknya, dana pinjaman tidak diberikan langsung kepada petani, melainkan dibayarkan langsung kepada penyedia sarana produksi pertanian (saprodi) guna memastikan pemanfaatan dana secara tepat sasaran.

Dari lahan seluas 2.000 meter persegi, petani diperkirakan dapat menghasilkan panen hingga 1 ton cabai setiap 6 bulan. Dengan harga beli rata-rata cabai dari koperasi sebesar Rp30.000,- per kilogram, maka potensi pendapatan kotor per panen mencapai Rp30.000.000.

Setelah dikurangi biaya produksi sebesar Rp17.000.000, petani memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp13.000.000 per musim panen atau sekitar Rp2.100.000 per bulan. Jumlah ini mendekati Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Magelang.

Petani cabai di Kabupaten Magelang memiliki keunggulan kompetitif karena mampu panen sepanjang tahun tanpa terpengaruh musim, menjadikan wilayah ini sebagai salah satu penopang stabilitas pasokan cabai nasional dan pengendali inflasi regional.

Selain pembiayaan, BPR BKK Jateng juga menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp100.000.000 dalam bentuk mulsa plastik. Hal ini untuk menjangkau lahan seluas 130 hektare, yang diproyeksikan menghasilkan perputaran produksi mencapai Rp2,73 miliar di kalangan petani cabai.

Penyerahan bantuan CSR ini secara simbolis diserahkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam rangkaian kegiatan panen cabai rawit merah di lahan pertanian Dusun Sikendil, Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (22/9/2025).

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara sektor perbankan dan pertanian dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus meneguhkan posisi Jawa Tengah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. [Adv]