Wali Kota Semarang Agustina Kunjungi Korban Pembegalan Jalan Halmahera, Beri Dukungan dan Bantuan

Date:

INDORAYA – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menunjukkan kepedulian terhadap korban tindak kriminal dengan mengunjungi Yovita Haryanto, korban pembegalan di kawasan Jalan Halmahera. Kunjungan tersebut dilakukan di kediaman korban yang berada di Kelurahan Karangtempel.

Dalam kunjungan itu, Agustina tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tali asih sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Semarang terhadap warganya yang terdampak musibah.

Yovita pun mengaku bersyukur atas respons cepat yang diberikan pemerintah kota atas kejadian yang menimpanya.

“Saya mengucapkan terima kasih Bu Agustin ke sini, bertindak cepat menyelesaikan permasalahan,” ujar Yovita dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Ia juga berharap kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bersama agar keamanan lingkungan semakin diperkuat ke depannya.

“Mungkin juga buat pembelajaran bagi kita semua ya, semoga keamanannya lebih baik lagi. Terus kita juga mendapatkan keamanan juga, karena kan takutnya ada apa-apa setelahnya,” ungkapnya.

Selain itu, Yovita turut menyampaikan pesan kepada perempuan lain agar tetap yakin terhadap pilihan hidup yang diambil.

“Ya, kalau itu semoga apa pun pilihan kalian, pasti Tuhan melindungi kalian, mau kalian maju, mau kalian mundur, yang pasti kalian bertanggung jawab atas apa yang dipilih kalian,” tambahnya.

Kehadiran Wali Kota ini menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan masyarakat sekaligus bentuk nyata empati terhadap korban tindak kriminal. Diharapkan, perhatian tersebut dapat membantu proses pemulihan korban sekaligus memperkuat rasa aman di tengah masyarakat.

Sebagai informasi, Yovita menjadi korban pembegalan pada Minggu pagi, 5 April 2026, di kawasan Jalan Halmahera, Semarang Timur. Dalam kejadian tersebut, pelaku menggunakan senjata tajam yang menyebabkan korban mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hampir 80 Persen Mata Air Muria Kering, Pemprov Jateng Siapkan Rorak sebagai Solusi Cepat

Hampir 80 persen dari 116 titik mata air di kawasan Gunung Muria dalam kondisi kering atau mati. Untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan itu sekaligus menekan ancaman banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan pembangunan rorak atau lubang resapan air di kawasan hutan.

Progres Baru 46 Persen, Gus Yasin Minta Talud Colo Kudus Rampung Sebelum 15 Desember

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, paling lambat 15 Desember 2026.

Buruh Jateng Desak UMP 2027 Sesuai KHL, Minta Upah Sektoral Diperluas

Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT) mendesak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2027 sesuai kebutuhan hidup layak (KHL).

KY Kenalkan PERANTAU, Upaya Baru Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Hakim

Komisi Yudisial (KY) memperkenalkan inovasi Rintisan Pengadilan Ramah Pantau (PERANTAU) sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan perilaku hakim. Program ini mulai dirintis dengan menjadikan Pengadilan Negeri (PN) Semarang sebagai lokasi percontohan.