Korban Penusukan di SDN Kalipancur Semarang Mulai Pulih, Kini Dapat Pendampingan Psikologis

Ilustrasi korban penusukan di SD Negeri Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. (Foto: ohishiistk/iStock)

INDORAYA – Kondisi AY (25), korban penusukan yang diduga dilakukan suaminya sendiri saat mengambil rapor anak di SD Negeri Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, dilaporkan berangsur membaik.

Saat ini AY masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) K.R.M.T. Wongsonegoro Semarang setelah sebelumnya sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit William Booth Semarang.

“Masih dirawat di RSWN, Mas. Kondisi sudah membaik. Kemarin tim saya sudah ke RS,” kata Kasatres PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

Selain mengalami luka di bahu dan punggung, korban juga mengalami luka tusuk di bagian dada sehingga masih memerlukan bantuan selang oksigen selama menjalani perawatan.

“Kebetulan tim belum bertemu pihak dokter, dijelaskan oleh ibu kandung lukanya dijahit. Karena ada luka tusuk bagian dada, korban dibantu selang oksigen,” ujarnya.

Menurut Sriniti, korban juga mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya. Untuk membantu proses pemulihan, korban telah mendapatkan pendampingan psikologis dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terkait.

“Korban mengalami trauma dan sudah didampingi tim UPTD,” pungkasnya.

Sementara itu, suami korban berinisial F (29) telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh penyidik. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 44 ayat (1) dan/atau ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) serta sejumlah pasal dalam KUHP baru.

Peristiwa penusukan terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 08.15 WIB saat korban mengambil rapor anaknya di SD Negeri Kalipancur 02, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang.

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap pelaku menggunakan obeng yang telah dimodifikasi untuk melakukan penyerangan. Korban mengalami sejumlah luka tusuk dan sempat menjalani perawatan intensif setelah kejadian tersebut.