1.532 Pemukim Israel Serbu Kompleks Masjid Al Aqsa Yerusalem

Ilustrasi penyerbuan Israel terhadap Palestina di Masjid Al-Aqsa. (Foto: Istimewa).

INDORAYA – Kementerian Wakaf Islam di Yerusalem melaporkan terdapat sebanyak 1.532 pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur pada Senin (10/4), dengan pengawalan polisi. Pemukim itu, terdiri dari 21 kelompok.

Berdasarkan kesaksian, pasukan polisi dikerahkan di halaman Al Aqsa dan memberi izin kelompok itu menyerbu situs suci melalui Gerbang Mughrabi di dinding barat masjid. Kemudian kelompok itu menyingkirkan para jemaah dari halaman masjid selama serbuan itu berlangsung.

Menurut laporan Kementerian Wakaf Islam yang dikutip Anadolu, aksi ini merupakan penyerbuan lanjutan pada Minggu (9/4), ketika warga Israel meyarakan Paskah Yahudi. Saat itu, sebanyak 912 menyerbu Masjid Al Aqsa.

Selanjutnya, pada Senin (10/4) terdapat laporan bahwa ribuan orang Israel melakukan pawai besar-besaran di Tepi Barat yang dipimpin oleh menteri dan anggota parlemen pemerintah sayap kanan Tel Aviv.

Para warga itu melaju bersama yang dikawal oleh seribu tentara Israel, dari pos pemeriksaan militer Zaatara menuju pos permukiman Evyatar di utara Tepi Barat yang sudah dikosongkan. Demikian dilaporkan Al Jazeera

Sementara itu, sedikitnya 20 anggota parlemen ikut serta dalam aksi bersama dengan para rabi dan pemimpin permukiman. Aksi pawai itu dikecam keras oleh Kementerian Luar Negeri Palestina.

“Pawai itu adalah eskalasi dan provokasi berbahaya terhadap rakyat Palestina dan perpanjangan dari seruan hasutan hak Israel dan hak fasis untuk memperdalam permukiman dengan mengorbankan tanah,” demikian pernyataan Kemlu Palestina yang dikutip Middle East Eye.

Belakangan ini, ketegangan Palestina melonjak akibat serangan polisi Israel terhadap jemaah di Masjid Al Aqsa pekan lalu.

Serangan itu juga memicu tembakan roket dari Jalur Gaza, Libanon, Suriah, serta Libanon ke Israel. Mereka pun membalasnya dengan serangan udara.

Terkait serangan ini, Palestina menyimpulkan bahwa Israel ingin me-Yahudisasi Yerusalem Timur, wilayah Palestina yang saat ini diduduki Israel, itu juga merupakan lokasi Masjid Al Aqsa. Menurut mereka, Tel Aviv mau melenyapkan identitas Arab dan Islam.

Al Aqsa bagi umat Islam, merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah Arab Saudi. Masjid itu juga berada di salah satu tempat suci bagi Yahudi, yaitu Temple Mount dan Tembok Ratapan.

Tetapi berdasarkan status quo, hanya umat Muslim yang boleh beribadah di kompleks itu. Yahudi hanya boleh berkunjung, tapi tak boleh beribadah.