Waketum Gelora Kritik Pihak yang Serang Prabowo: Mereka Punya Nanah Kebencian

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah, mengeritik sejumlah pihak yang terus menyerang bacapres Prabowo Subianto. Menurutnya, orang-orang tersebut memiliki nanah kebencian yang tidak kunjung selesai.

“Saya mau simpulkan ini orang benci Prabowo. Ini orang adalah musuh, yang menganggap Prabowo itu musuh. Di dalam hatinya itu ada nanah kebencian yang nggak selesai-selesai,” kata kata Fahri dalam diskusi Adu Perspektif x Total Politik ‘Medan Tempur Pasca Putusan MK’, Senin (16/10/23).

Fahri juga mempertanyakan adanya pihak yang tidak suka dengan Prabowo saat ini menjadi menteri kabinet Presiden Jokowi. Seharusnya, kata dia, jika tidak suka mereka melontarkan kritik sejak awal Prabowo bergabung dalam kabinet pemerintahan Jokowi.

“Saya mohon maaf sebenarnya saya tidak boleh mengungkapkan itu karena kita mau rekonsiliasi, kenapa kita nggak mengeritik masuknya Prabowo ke dalam kabinet empat tahun yang lalu. Kenapa nggak itu yang dilakukan,” ujar Fahri.

“Kenapa Anda nggak nolak Prabowo empat tahun yang lalu ketika mereka pakai Prabowo untuk mengonsolidasi kekuatan. Termasuk untuk membolehkan pembunuhan di mana-mana itu, dan mereka diam. Kenapa nggak mereka lakukan itu?” sambungnya.

Sebelumnya, Fahri juga pernah meminta Jokowi dan Prabowo bersatu untuk melakukan rekonsiliasi sebab adanya pertarungan dalam pemilu. Usai keduanya bersatu, Fahri menilai seluruh pihak menikmati dan tidak adanya pertentangan terkait hal itu.

“Dari awal kami membuat partai, kami mengusulkan pada Pak Jokowi, Pak rekonsiliasi pak, dua kali pertarungan ini berdarah-darah banyak dendam, sebaiknya dijait kembali, ajak Pak Prabowo, dan akhirnya dua orang ini mau bergabung,” jelas dia.

“Nggak ada oposisi kita semua bersyukur kok, siapa yang menentang bersatunya Pak Prabowo dan Pak Jokowi dari awal, nggak ada, dan semua menikmati kok, menikmati parlemen yang diam menikmati kehilangan oposisi, menikmati semua kok,” sambung dia.