Tak Main-main! Pegadaian Salurkan 212 Sapi dan 701 Kambing untuk Iduladha 2026

Date:

INDORAYA – PT Pegadaian menunjukkan komitmen berbagi pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan menyalurkan ratusan hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia. Jumlah bantuan yang digelontorkan pun tak sedikit, yakni 212 ekor sapi dan 701 ekor kambing yang didistribusikan melalui 12 Kantor Wilayah (Kanwil) Pegadaian di seluruh Indonesia.

Program kurban tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan pangan bergizi saat Iduladha.

Di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), PT Pegadaian Kanwil XI Semarang turut ambil bagian dengan menyalurkan puluhan hewan kurban ke sejumlah daerah.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho mengatakan, pihaknya menyiapkan 9 ekor sapi dan 61 ekor kambing yang disalurkan secara merata ke sejumlah wilayah kerja sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat.

“Untuk tahun ini kami menyalurkan sebanyak 9 ekor sapi dan 61 ekor kambing. Seluruh hewan kurban ini didistribusikan secara proporsional ke enam area kerja kami supaya masyarakat dapat merasakan langsung kebermanfaatannya bagi mereka yang berhak,” ujar Aries melalui keterangan resminya, Jumat (29/5/2026).

Penyaluran hewan kurban dari Pegadaian Kanwil XI Semarang menyasar enam wilayah prioritas, yakni Area Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Pati, Purwokerto dan Tegal.

Distribusi tersebut dilakukan sebagai upaya menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas dan merata, terutama bagi masyarakat prasejahtera, kaum dhuafa, hingga para mitra kerja di sekitar kantor cabang dan wilayah operasional perusahaan.

Momentum berbagi ini pun mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Salah satunya datang dari pengurus Panti Asuhan Al Busyiri, Budi Santoso, yang mengaku bersyukur atas bantuan daging kurban dari PT Pegadaian Kanwil XI Semarang.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Pegadaian, khususnya Kanwil XI Semarang, atas penyaluran daging kurban ini. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak di panti asuhan kami,” ungkapnya.

Menurut Budi, bantuan tersebut bukan hanya meringankan kebutuhan pangan anak-anak panti, tetapi juga menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti di momen Hari Raya Iduladha.

Kegiatan kurban ini, lanjut Pegadaian, tidak sekadar menjadi agenda ibadah tahunan, tetapi juga wujud implementasi nilai perusahaan, khususnya semangat amanah dan harmonis yang terus dijaga oleh seluruh insan Pegadaian.

Melalui program tersebut, PT Pegadaian berharap hubungan baik dengan masyarakat semakin erat sekaligus membawa keberkahan bagi perusahaan dan lingkungan sekitar. [Adv]

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Hampir 80 Persen Mata Air Muria Kering, Pemprov Jateng Siapkan Rorak sebagai Solusi Cepat

Hampir 80 persen dari 116 titik mata air di kawasan Gunung Muria dalam kondisi kering atau mati. Untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan itu sekaligus menekan ancaman banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan pembangunan rorak atau lubang resapan air di kawasan hutan.

Progres Baru 46 Persen, Gus Yasin Minta Talud Colo Kudus Rampung Sebelum 15 Desember

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor menyelesaikan pembangunan talud di ruas Kudus-Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, paling lambat 15 Desember 2026.

Buruh Jateng Desak UMP 2027 Sesuai KHL, Minta Upah Sektoral Diperluas

Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT) mendesak Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menetapkan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2027 sesuai kebutuhan hidup layak (KHL).

KY Kenalkan PERANTAU, Upaya Baru Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Hakim

Komisi Yudisial (KY) memperkenalkan inovasi Rintisan Pengadilan Ramah Pantau (PERANTAU) sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan perilaku hakim. Program ini mulai dirintis dengan menjadikan Pengadilan Negeri (PN) Semarang sebagai lokasi percontohan.