Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Libatkan Warga, Desain Ulang Alun-Alun Temanggung Angkat Semangat Kebersamaan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Daerah

Libatkan Warga, Desain Ulang Alun-Alun Temanggung Angkat Semangat Kebersamaan

By Redaksi Indoraya
Rabu, 12 Nov 2025
Share
3 Min Read
Libatkan Warga, Desain Ulang Alun-Alun Temanggung Angkat Semangat Kebersamaan. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Proses desain ulang Alun-Alun Temanggung harus mencerminkan semangat gotong royong dan aspirasi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Tim Ahli dan Perencanaan Penyusun Feasibility Study (FS) Revitalisasi Alun-Alun Temanggung, Paulus Bawole, dalam Focus Group Discussion (FGD) revitalisasi alun-alun yang berlangsung di Pendopo Pengayoman, Selasa (11/11/2025).

Menurutnya, keberhasilan proyek revitalisasi tidak bergantung pada besar kecilnya anggaran, tetapi pada keterlibatan aktif masyarakat dan kolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung.

“Alun-alun ini bukan miliknya Pak bupati, tapi milik masyarakat semuanya, dan digunakan juga untuk masyarakat,” tegas Bawole.

Pernyataan tersebut menjadi dasar bagi Tim Ahli untuk melibatkan berbagai elemen dalam proses perencanaan, mulai dari perangkat daerah, komunitas lokal, hingga warga umum. Bawole menjelaskan, partisipasi masyarakat penting untuk mengidentifikasi masalah nyata dan kebutuhan pengguna alun-alun, mulai dari pedagang kaki lima, penyandang disabilitas, hingga lansia.

Ia menekankan pentingnya desain yang inklusif, agar Alun-Alun Temanggung bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia mencontohkan, fasilitas guiding blocks (jalur pemandu tunanetra) yang sudah ada belum berfungsi optimal karena masih banyak yang “nabrak-nabrak.”

“Inklusif ini (artinya) bisa dipakai semua orang, bukan hanya yang sehat, tapi juga difabel, orang tua, orang-orang tertentu bisa juga menemukan (manfaatnya),” jelasnya.

Selain menonjolkan inklusivitas, Bawole juga menyoroti pentingnya keberlanjutan serta penguatan ekonomi rakyat. Ia berharap, revitalisasi alun-alun tidak hanya menjadikannya ikon kota, tetapi juga penggerak ekonomi lokal yang memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Dari sisi keberlanjutan, tim perencana menilai bahwa desain harus mempertimbangkan kemudahan pemeliharaan dan biaya perawatan yang rendah, agar fasilitas dapat dijaga secara berkelanjutan.

“Kalau pemeliharaannya sederhana dan murah, tentu bisa dilakukan dengan mudah,” ujarnya.

Bawole menambahkan bahwa Alun-Alun Temanggung memiliki nilai sejarah panjang, terekam sejak tahun 1970 hingga 2015, dan terus mengalami perubahan fungsi — dari ruang pertemuan antara penguasa dan rakyat di masa lalu, menjadi ruang terbuka hijau dan ruang publik modern saat ini.

“Kita coba kembalikan alun-alun itu menjadi milik masyarakat,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan bahwa alun-alun berfungsi sebagai ruang publik, identitas daerah, ruang terbuka hijau, dan sekaligus titik nol kilometer yang mencerminkan perjalanan sejarah Temanggung.

Melalui kegiatan FGD tersebut, Tim Ahli berharap masyarakat turut berperan aktif memberikan ide dan masukan, agar desain yang dihasilkan benar-benar fungsional, adaptif, aman, nyaman, serta mewakili karakter lokal Temanggung.

TAGGED:Desain Ulang Alun-Alun Temanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet Sabtu, 06 Des 2025
  • Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain Sabtu, 06 Des 2025
  • Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan Sabtu, 06 Des 2025
  • Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek Sabtu, 06 Des 2025
  • LSSFF 2025 Jadikan Lawang Sewu Sebagai Ruang Kreatif Milenial Semarang Sabtu, 06 Des 2025
  • Berdayakan Ekonomi Umat di Jateng, Baznas RI Luncurkan ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart Sabtu, 06 Des 2025
  • Anggota DPD RI Desak Polisi Jadikan AKBP Basuki Tersangka di Kasus Kematian Dosen Untag Semarang Sabtu, 06 Des 2025

Berita Lainnya

Daerah

Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis

Jumat, 05 Des 2025
Daerah

Pemkab Rembang Distribusikan Ratusan Alsintan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Kamis, 04 Des 2025
BeritaDaerahPeristiwa

Ribuan Ikan Mati di Sayung, Uji Lab Pastikan Air Tercemar Lumpur Proyek Tol

Rabu, 03 Des 2025
Daerah

Ratusan Korban Longsor Banjarnegara Masih Mengungsi, Pembangunan Huntara Capai 80 Persen

Senin, 01 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?