INDORAYA – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang gencar melakukan kegiatan perempelan atau pemangkasan pohon di seluruh wilayah Kota Semarang. Hal itu bertujuan untuk antisipasi pohon tumbang saat musim hujan seperti saat ini.
Saat ini, progres pemangkasan pohon yang dilakukan oleh Disperkim yakni di antaranya wilayah Dokter Cipto dan Jalan Manyaran yang sudah selesai penggarapan.
Tahap selanjutnya, dinas tersebut akan mengerjakan pemangkasan pohon di Jalan Mayor Jenderal D.I Panjaitan, hingga Jalan R.A Kartini.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Disperkim Kota Semarang, Ali saat dihubungi wartawan pada Kamis (24/11/2022).
Ali menjelaskan, rencana selanjutnya yang dilakukan pihaknya adalah pemangkasan pohon yang berada di Jalan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah atau sepanjang Jalan Mayor Jenderal D. I Panjaitan.
“Pemangkasan pohon, tahap selanjutnya di Kampung Kali atau sepanjang rumah susun sampai Kartini sana, ” jelasnya.
Saat ditanya gencar pemangkasan pohon apakah ada kendala, ia menuturkan jika pihaknya kekurangan pekerja dalam urusan tersebut yakni dinasnya tetap berusaha untuk menyelesaikan itu.
“Tapi kembali lagi kita alatnya terbatas SDM (Sumber Daya Manusia) nya juga terbatas, mudah-mudahan tidak terjadi bencana pohon rubuh yang terlalu banyak,” imbuhnya
Selain itu, ia menambahkan ketika pihaknya melakukan pemangkasan yaitu tidak asal-asalan, melainkan pihaknya harus memilih pohon mana yang sudah pantas dipangkas.
Untuk itu, ia membeberkan pohon yang masuk kriteria dipangkas ialah pohon lebat dan rimbun. Sebabnya, pohon berkriteria tersebut bisa mengganggu jalannya transportasi.
Seperti halnya, pepohonan yang berada di sepanjang Jalan Manyaran dan Dokter Cipto, sebelum dipangkas sangat rimbun sampai menutupi lampu penerangan jalan.
“Yang dulu lebatnya seperti apa, sekarang sudah mulai kelihatan lampu-lampunya bisa menyala dengan sempurna, dahulukan kena kerumunan pohon itu lampunya tidak kelihatan,” tutupnya.




