Ad imageAd image

Website Resmi Pemkot Semarang Terbitkan Berita Majunya Mbak Ita di Pilwakot, Kominfo Kecolongan?

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 889 Views
3 Min Read
Tangkapan layar judul berita dari website resmi Pemkot Semarang yang berisi dukungan untuk Mbak Ita maju dalam Pilwakot 2024

INDORAYA – Website resmi Pemerintah Kota Semarang, semarangkota.go.id, menerbitkan sejumlah berita tentang majunya kembali Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu atau Mbak Ita, dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Berdasarkan pencarian di Google News, sejumlah berita di website tersebut berisi dukungan dari kelompok masyarakat agar Mbak Ita mencalonkan diri sebagai calon wali kota Semarang periode 2024-2029.

Beberapa judulnya antara lain “Mbak Ita Maju Pilwakot, Relawan Mulai Muncul”, “Mbak Ita Dapat Dukungan Lagi Maju Pilwakot dari Organda Kota Semarang”, dan “Banyak Dukungan untuk Mbak Ita Maju Pilwakot Semarang”.

BACA JUGA:   KA Daop 4 Semarang Sebut Pegawai yang Terlibat Calo Tiket Lebaran Bakal Dipecat

Bahkan website resmi milik Pemkot itu secara jelas memuat berita tentang kader partai politik yang mendukung Mbak Ita di Pilwakot Semarang. Yakni berita berjudul “Akar Rumput PDIP Solid Dukung Mbak Ita”.

Berdasarkan penelusuran, berita-berita yang memuat dukungan masyarakat untuk Mbak Ita agar maju pada Pilwakot 2024 itu diterbitkan dalam rentang waktu mulai satu minggu yang lalu.

Namun, saat ini berita-berita itu sudah dihapus dari laman semarangkota.go.id dan tidak bisa diakses. Meski begitu, judul berita masih muncul jika dicari dalam pencarian Google.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Semarang, Soenarto mengatakan, pemberitaan itu sudah dihapus dari laman resmi Pemkot Semarang pada Jumat (17/5/2024) lalu.

BACA JUGA:   PT KAI DAOP 4 Semarang Luncurkan Mesin Pemeliharaan Jalan Rel MTT

Dia menyadari bahwa meskipun berita itu termasuk informasi publik, namun tidak seharusnya dimuat dalam portal resmi milik pemerintah karena mengandung nuansa politik.

“Kemarin sudah menjadi evaluasi Jumat kemarin langsung kita take down walaupun info ini kan info publik tapi hasil evaluasi itu tidak boleh menjadi pemberitaan yang abu-abu, kan apakah ini publik apa politis kan gitu,” katanya saat ditemui di Balai Kota Semarang, Selasa (21/5/2024).

Diskominfo Semarang masih melakukan investigasi soal siapa yang menulis dan menerbitkan berita ini. Karena website milik Pemkot tidak hanya dikelola oleh Kominfo saja. Sejumlah OPD dan kelurahan juga bisa mengunggah berita.

BACA JUGA:   Dua Pundit Sepak Bola Puji Pelayanan Stadion Jatidiri Semarang

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi kepada tim pengelola website dan memperketat proses kurasi berita dari OPD atau pihak luar agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Ini dalam investigasi (yang meloloskan berita di website Pemkot) karena memang pengelolaan, itu kan kami memberikan beberapa admin juga ke OPD untuk bisa upload. Dan sekaligus ini menjadi bahan kita untuk evaluasi,” ujar Sunarto.

Share this Article