Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Wapim DPRD Jateng Soroti Penanganan Sampah untuk Cegah Banjir di Kota
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Wapim DPRD Jateng Soroti Penanganan Sampah untuk Cegah Banjir di Kota

By Ainun Nafisah
Jumat, 19 Des 2025
Share
2 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko
SHARE

INDORAYA – Menjelang akhir Desember 2025, ketika curah hujan tinggi dan potensi banjir rob masih mengancam wilayah pesisir serta kota-kota besar di Jawa Tengah, masalah sampah yang menyumbat drainase menjadi fokus utama pencegahan bencana. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menyoroti bahwa penanganan sampah yang buruk sering kali memperparah genangan air di kawasan urban.

“Ini bukan hanya faktor alam, tapi juga perilaku manusia yang masih membuang sampah sembarangan,” katanya.

Di Semarang, uji coba GPS Drifter pada 12 Desember 2025 mengungkap sumbatan drainase oleh sampah seperti ban bekas dan sedimen, yang membuat air lambat mengalir ke sungai. Heri menekankan bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng sebagai OPD pelaksana urusan lingkungan hidup harus lebih proaktif dalam program akselerasi pengelolaan sampah.

Menurut Heri, target 50 Desa Mandiri Sampah (DMS) baru pada 2025 perlu dipercepat untuk mengurangi timbulan sampah dari hulu. Saat ini, capaian pengelolaan sampah Jateng baru sekitar 41 persen, sementara residu yang dibuang ke TPA masih tinggi.

Banjir di kawasan Simpang Lima Semarang. (Foto: Dok. INDORAYA)

Ia juga menghubungkan isu ini dengan infrastruktur kota, di mana penanganan sampah yang baik bisa mencegah banjir seperti di Simpang Lima atau kawasan rawan rob di pesisir utara.

“Kolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk pembersihan drainase dan edukasi masyarakat sangat krusial,” lanjutnya.

Heri Pudyatmoko mendorong pembentukan Satgas Penuntasan Sampah di semua kabupaten/kota, mengingat masih banyak TPA yang menggunakan open dumping. Program seperti TPS 3R dan sanitary landfill harus jadi prioritas untuk kurangi residu.

Selain itu, partisipasi masyarakat dalam memilah sampah sejak rumah tangga menjadi kunci, agar tidak memperburuk genangan saat musim hujan seperti sekarang.

Dengan penanganan sampah yang lebih baik, Heri optimis banjir di kota-kota Jateng bisa diminimalisir, terutama menjelang libur akhir tahun. [Adv]

TAGGED:Heri Pudyatmoko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?