Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Wapim DPRD Jateng Soroti Dampak Jangka Panjang Ketidakpastian Pupuk bagi Produksi Padi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Wapim DPRD Jateng Soroti Dampak Jangka Panjang Ketidakpastian Pupuk bagi Produksi Padi

By Ainun Nafisah
Rabu, 04 Feb 2026
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.
SHARE

INDORAYA — Ketidakpastian ketersediaan dan distribusi pupuk dinilai berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan produksi padi di Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, saat menyoroti dinamika sektor pertanian yang masih dihadapkan pada persoalan pupuk, terutama di tingkat petani kecil.

Menurut Heri, persoalan pupuk tidak bisa dilihat semata sebagai kendala teknis musiman. Jika dibiarkan berulang tanpa pembenahan sistemik, ketidakpastian pupuk dapat memengaruhi pola tanam, produktivitas lahan, hingga stabilitas produksi padi dalam jangka menengah dan panjang.

“Ketika petani tidak memiliki kepastian pupuk, yang terganggu bukan hanya satu musim tanam, tetapi keberlanjutan produksi itu sendiri,” ujar Heri di Semarang.

Ia menilai, Jawa Tengah sebagai salah satu daerah penopang produksi padi nasional membutuhkan sistem distribusi pupuk yang lebih stabil, transparan, dan mudah diakses.

Ketergantungan petani pada pupuk bersubsidi, menurutnya, harus diimbangi dengan tata kelola yang mampu menjamin ketersediaan tepat waktu dan tepat sasaran.

Heri juga menyoroti dampak lanjutan dari ketidakpastian pupuk terhadap keputusan ekonomi petani. Dalam kondisi pupuk sulit diakses atau datang terlambat, sebagian petani terpaksa mengurangi dosis pemupukan atau beralih ke pupuk non-subsidi dengan harga lebih tinggi, yang pada akhirnya menekan margin usaha tani.

“Situasi seperti ini bisa membuat petani berada dalam posisi rentan. Biaya naik, hasil belum tentu optimal,” katanya.

Ilustrasi stok pupuk subsidi untuk petani.

Dalam hal ini, Heri mendorong adanya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Menurutnya, kebijakan pupuk perlu dipantau tidak hanya pada aspek alokasi, tetapi juga pada implementasi di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya data yang akurat terkait kebutuhan pupuk riil petani, agar perencanaan tidak lagi berbasis asumsi. Tanpa pembaruan data yang konsisten, kebijakan pupuk dinilai rawan menimbulkan ketimpangan antarwilayah.

“Penguatan data dan pengawasan distribusi menjadi kunci. Tanpa itu, ketidakpastian akan terus berulang,” tegas Heri.

Lebih jauh, Heri mengingatkan bahwa produksi padi berkaitan langsung dengan ketahanan pangan daerah. Oleh karena itu, persoalan pupuk seharusnya ditempatkan sebagai isu strategis, bukan sekadar persoalan teknis sektor pertanian.

“Kalau produksi padi terganggu, dampaknya bisa meluas ke stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Ini yang harus diantisipasi sejak sekarang,” pungkasnya.

TAGGED:Heri PudyatmokoKetersediaan PupukProduksi padi JatengPupuk Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati

Selasa, 10 Feb 2026
Jateng

Pemprov Jateng Bakal Revitalisasi Museum, dari Gudang Artefak Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Senin, 09 Feb 2026
Jateng

Februari Puncak Musim Hujan, Warga Jateng Diminta Waspada Bencana Hidrometereologi

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?