Ad imageAd image

Wali Kota Semarang Target Vaksinasi Booster Lima Ribu Suntikan Per hari

Kartika Ayu
By Kartika Ayu 99 Views
4 Min Read
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat diwawancarai awak media belum lama ini.

INDORAYA – Pemerintah Kota Semarang menargetkan vaksinasi booster sebanyak lima ribu suntikan per hari yang sudah mulai dilaksanakan hari Rabu (12/1/2022). Vaksinasi dosis ke tiga ini dilayani di 37 puskesmas dan beberapa rumah sakit di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya menargetkan sebanyak 5 ribu suntikan per hari untuk warga masyarakat Kota Semarang yang akan mengikuti vaksin booster.

“Kemarin saya cek baru ratusan orang, mungkin belum terinformasikan ke masyarakat,” katanya, Jumat (14/1/2022).

Sedangkan untuk kebutuhan vaksin booster sendiri saat ini masih aman. “Kalau  untuk stok vaksin aman. Memang mungkin masyarakat belum banyak yang tahu. Target kita sebanyak lima ribu perhari untuk masyarakat Kota Semarang, ” terang wali kota yang akrab disapa Hendi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh Abdul Hakam mengatakan, ada sebanyak 37 puskesmas melayani vaksinasi booster. Ada pula beberapa rumah sakit yang turut melayani vaksinasi booster, antara lain RS Telogorejo, Panti Wilasa, RSUD Wongsonegoro, dan Poltekkes.

BACA JUGA:   Mal Pelayanan Publik Kota Magelang Siap Dibuka 26 Januari 2022

Hakam menerangkan, rencananya Dinas Kesehatan juga akan membuka layanan vaksinasi booster di Mal Tentrem. Dia mengakui target harian untuk vaksinasi booster ini sekira lima ribu suntikan per hari.

“Setiap puskesmas bisa melayani sekitar 100 sasaran per hari, sedangkan rumah sakit sekitar 300 – 500 sasaran per hari,”  katanya.

Menurut Hakam, Kota Semarang sudah memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksinasi booster. Vaksinasi dosis pertama (V1) untuk lansia di Ibu Kota Jawa Tengah sudah lebih dari 60 persen. Secara umum vaksinasi sudah lebih dari 70 persen.

BACA JUGA:   Wali Kota Semarang: Pantai Mangunharjo Bisa Jadi Alternatif Wisata Murah Keluarga

Dia menjelaskan, warga yang sudah bisa dilakukan vaksinasi booster adalah mereka yang sudah vaksindosis ke dua enam bulan yang lalu. Berdasarkan catatan Dinkes, ada 250 ribu sasaran yang sudah bisa mengikuti vaksinasi booster.

Pihaknya menggunakan stok logistik yang ada di Dinkes sembari menunggu alokasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

“Tadi malam saya langsung menginfokan untuk minta ke Dinkes Provinsi untuk kegiatan booster yang dimulai hari ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Hakam menambahkan, ada beberapa jenis vaksin yang bakal digunakan untuk vaksinasi booster antara lain Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna. Pemberian vaksin booster berbeda dengan vaksinasi dosis pertama maupun ke dua.

Booster dengan Astrazeneca sebanyak 0,25 mililiter diperuntukan bagi masyarakat penerima vaksin dosis pertama dan ke dua jenis Sinovac.

BACA JUGA:   Sudah Dikucur Anggaran Rp 3 Miliar, Pelabuhan Kendal Belum Dibenahi

Kemudian booster Pfizer sebanyak 0,15 mililiter diperuntukan bagi masyarakat yang menerima vaksin dosis pertama dan keduanya jenis Sinovac. Lalu booster Moderna sebanyak 0,25 mililiter untuk masyarakat yang menerima vaksin dosis pertama dan keduanya jenis Astrazeneca.

“Yang dipakai untuk booster ada lima Sinovac, Pfizer, Moderna, Astrazeneca, Sinopharm. Yang sudah siap logistiknya ada Astrazenca, Moderna, dan Pfizer. Itu tebukti aman. Pemberian dosis kan separo dari V1 dan V2,” katanya.

Hakam juga menyebutkan ada beberapa persyaratan warga untuk bisa mengikuti vaksinasi boater. Pertama jarak vaksin dosis ke dua sudah lebih dari enam bulan. Warga memiliki e-ticket booster pada pedulilindungi. Pendaftaran vaksinasi booster dilakukan melalui laman victori.semarangkota.go.id/info.

“Di victory akan upload kuota masing-masing puskesmas, misal 50 atau 100. Nanti yang set teman-teman faskes,” pungkasnya. (IR)

Share this Article