Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Wali Kota Semarang Siapkan Rp700 Miliar untuk Wujudkan Kota Tangguh dan Hijau 2026
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Wali Kota Semarang Siapkan Rp700 Miliar untuk Wujudkan Kota Tangguh dan Hijau 2026

By Dickri Tifani
Rabu, 10 Des 2025
Share
2 Min Read
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, secara resmi membuka gelaran Outlook Ekonomi 2026 sebuah forum strategis bertema “Semarang Tangguh melalui Sistem Pangan dan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan”, di Hotel Khas Semarang, Selasa (9/12/2025). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, secara resmi membuka gelaran Outlook Ekonomi 2026 sebuah forum strategis bertema “Semarang Tangguh melalui Sistem Pangan dan Ekonomi Hijau yang Berkelanjutan”, di Hotel Khas Semarang, Selasa (9/12/2025).

“Acara ini untuk membicarakan tahun 2026 itu kita mau apa, sehingga masing-masing dari stakeholder ini bisa bersiap untuk bersinergi dan membangun kota Semarang di tahun 2026,” ujar Agustina.

Agustina menekankan bahwa isu lingkungan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan faktor penentu stabilitas ekonomi dan keberlanjutan kota. Ekonomi yang tangguh tidak bisa dibangun tanpa adanya ketahanan lingkungan dan sistem pangan yang kuat. Oleh sebab itu, Pemkot Semarang menjadikan ketahanan pangan dan kualitas lingkungan sebagai fondasi pembangunan RPJMD 2025–2029.

“Tadi saya sampaikan 700 miliar, kita prioritaskan untuk itu. 500 miliar di antaranya adalah untuk infrastruktur pengendalian banjir, sampai dengan mengurus pemukiman yang masih belum tertata dengan rapi. Terus untuk ketahanan pangan, ada sekitar 200 miliar, yang itu juga termasuk adalah pengendalian harga yang ada di pasar-pasar,” terangnya.

Ia menilai kekuatan utama Semarang berasal dari karakter masyarakat yang adaptif dan mampu bekerja sama. Program-program seperti Pak Rahman dan Kempling Semar terbukti efektif menjaga stabilitas harga serta menekan inflasi. Kolaborasi antar-pihak dan penghilangan ego sektoral menjadi kunci dalam menyelesaikan masalah bersama.

“Kalau kita mau menjadi Semarang lebih hijau (lingkungannya), kemudian ekonomi hijau, itu nggak bisa sendiri. Makanya kita kumpulkan semua stakeholder ini, komplit nih. Dari mulai akademisi pengusaha, ada para pelaku, praktisi, komplit,” kata Agustina.

Wali Kota berharap Semarang dapat berkembang menjadi kota yang lebih hijau, inklusif, dan resilien. Komitmen ini bertujuan mewujudkan Semarang yang semakin tangguh di tahun 2026, khususnya dengan tema ‘Penguatan Sistem Pangan Kota yang Berkelanjutan dan Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup’ sebagai prioritas pembangunan daerah.

“Bertemunya semua pendapat itu nanti akan menentukan detail teknis dari pelaksanaan anggaran maupun kebijakan di tahun 2026,” tandasnya.

TAGGED:Kota Tangguh dan Hijau 2026Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang

Selasa, 13 Jan 2026
Semarang

Puluhan Anak Lintas Agama di Semarang Belajar Nilai Keberagaman Lewat Sapta Darma

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

1.013 RTLH di Semarang Direnovasi pada 2025, Alokasi Tahun Ini Berkurang

Minggu, 11 Jan 2026
Semarang

Nelayan Semarang Tak Bisa Melaut Gegara Cuaca Ekstrem, Pemkot Beri Bantuan

Minggu, 11 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?