Ad imageAd image

Wali Kota Semarang Minta Pengurus DMI Berkoodinasi untuk Memakmurkan Masjid

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 598 Views
2 Min Read
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid “Mewujudkan Masjid yang Bersih, Sehat dan Aman di SD Supriyadi, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, baru-baru ini. (Foto: Pemkot Semat)

INDORAYA – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) meminta kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang untuk intens berkoordinasi memakmurkan masjid. Mbak Ita mengatakan, jika masjid memang perlu mendapat perhatian khusus karena sebagai tempat ibadah.

Selain itu masjid kadang kala juga digunakan untuk kegiatan sosial, agama, dan kemanusiaan. Untuk itu kemakmuran masjid sangat diperlukan mengingat umat muslim di Kota Semarang jumlahnya sangat banyak.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, melainkan sebagai pusat berbagai aktivitas pendidikan dan kegiatan sosial seperti qurban, zakat, pernikahan dan lainnya,” ujar Mbak Ita menanggapi kegiatan Pelatihan Manajemen Masjid “Mewujudkan Masjid yang Bersih, Sehat dan Aman di SD Supriyadi, Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, baru-baru ini.

BACA JUGA:   Semarang Jadi Langganan Banjir, DPU Akan Lakukan Normalisasi Air dan Penambahan Pompa

Mbak Ita juga mengapresiasi kegiatan-kegiatan pelatihan yang dilakukan DMI untuk kepentingan masjid. Pihaknya memastikan bakal mensupport kebutuhan untuk mensejahterakan masjid.

“Optimalisasi dan berbagai inovasi program DMI selama ini tidak hanya menjadi bagian memakmurkan, melainkan juga memberdayakan masjid sebagai sentra pembinaan dan peradaban umat,” terangnya.

Lebih lanjut, Mbak Ita juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan memelihara masjid di wilayahnya masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh pegiat pembersih masjid sekaligus konten kreator Mas Cecep.

Dirinya berharap, banyak pemuda-pemuda seperti Mas Cecep yang peka terhadap kebersihan masjid. Tempat ibadah yang bersih menjadikan umat beribadah dengan nyaman.

BACA JUGA:   Gas Melon Langka dan Mahal, Harga Bisa Tembus Rp 24 Ribu per Tabung, Begini Reaksi Pemkot Semarang

“Semangat seperti ini bisa menjadi contoh dalam memakmurkan masjid, menjadikan masjid sebagai tempat ternyaman, tersehat terbersih bagi siapa pun,” paparnya.

Di sisi lain, Mbak Ita juga meminta saran dan masukan terkait program pembangunan berkelanjutan serta kemanfaatan di wilayah. Termasuk dalam mendukung program pembangunan di Kota Semarang melalui dakwah, kegiatan pendidikan, pemberdayaan lingkungan, dan sosial kemasyarakatan.

“Kolaborasi yang telah terbangun ini, semoga bisa terus dilanjutkan dan ditingkatkan semakin baik,” imbuhnya.

Share this Article