Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Wali Kota Semarang Bantah Isu Transaksi Jabatan Saat Lantik Direksi BUMD
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Wali Kota Semarang Bantah Isu Transaksi Jabatan Saat Lantik Direksi BUMD

By Dickri Tifani
Senin, 26 Jan 2026
Share
3 Min Read
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti melantik Direktur PT Taman Satwa Semarang (Perseroda), Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso untuk masa jabatan 2025–2029 yang digelar di Balai Kota Semarang, Senin (26/1/2026). (Foto: Dok. Pemkot Semarang)
SHARE

INDORAYA – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menepis tegas isu adanya praktik jual beli jabatan dalam pengangkatan direksi badan usaha milik daerah (BUMD) di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan bertepatan dengan pelantikan Direktur PT Taman Satwa Semarang (Perseroda), Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, untuk masa jabatan 2025–2029, yang digelar di Balai Kota Semarang, Senin (26/1/2026).

Agustina menegaskan bahwa jabatan Direktur PT Taman Satwa Semarang bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah strategis. Menurutnya, Semarang Zoo memiliki fungsi penting sebagai destinasi rekreasi publik, pusat edukasi, sekaligus kawasan konservasi satwa.

Karena itu, proses pengisian jabatan dilakukan secara ketat, profesional dan berbasis kompetensi.

“Proses pengisian jabatan ini dilaksanakan dengan sangat tertib, transparan, sesuai dengan ketentuan undang-undang. Saking hati-hatinya jadi lama,” ujarnya.

Menanggapi isu dugaan adanya transaksi dalam pengangkatan jabatan, Agustina menegaskan praktik tersebut sama sekali tidak dibenarkan dalam kepemimpinannya.

“Di Kota Semarang ini penting untuk disampaikan tidak boleh, tidak ada, dan bahkan dipikirkan pun tidak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agustina menjelaskan bahwa seluruh pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Semarang dilakukan dengan orientasi kerja bersama demi kepentingan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sumber daya manusia.

Untuk menjaga integritas dalam pengambilan keputusan strategis, Pemkot Semarang juga menerapkan prinsip kehati-hatian.

“Kita akan mencoba secret action and silence untuk semua hal yang bersifat strategis dan memiliki potensi untuk dimainkan oleh orang-orang yang tidak pernah berjalan,” katanya.

Agustina menambahkan, rangkaian seleksi direksi BUMD melibatkan panitia dari luar serta lembaga independen yang memiliki integritas dan kepakaran. Penetapan direktur terpilih, lanjutnya, merupakan hasil kesepakatan bersama dan dilakukan secara transparan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan agar pengelolaan Semarang Zoo ke depan lebih difokuskan sebagai ruang edukasi, konservasi, dan rekreasi yang profesional dan berkelanjutan. Ia mendorong peningkatan kualitas pelayanan, kesejahteraan satwa, serta inovasi wahana ramah anak dan keluarga, termasuk pengembangan kawasan yang lebih alamiah dan edukatif.

Sementara itu, Direktur PT Taman Satwa Semarang (Perseroda) Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Semarang Zoo.

“Taman satwa ini harus naik kelas, karena sekarang ini kan hasil audit dari kementerian kehutanan nilai kita kan C, nah nanti akan bertahap menjadi B kemudian menjadi A,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan fungsi konservasi, edukasi, dan rekreasi akan menjadi fokus utama, termasuk persiapan menghadapi libur Lebaran serta peningkatan kesejahteraan satwa di Semarang Zoo.

TAGGED:Isu Jual Beli Jabatan BUMDPelantikan Direksi BUMDpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Pemprov Jateng Dorong Mahasiswa Lahirkan Gagasan Atasi Persoalan Masyarakat Selasa, 10 Feb 2026
  • Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang Selasa, 10 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken Pati Selasa, 10 Feb 2026
  • Hotman Paris Ungkap Fakta Sidang Sritex: Seluruh Kredit Lunas, Negara Tak Rugi Senin, 09 Feb 2026
  • Langgar Keselamatan, Pikap Angkut Penumpang Dihentikan PJR di Tol Pejagan–Pemalang Senin, 09 Feb 2026
  • Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7 Senin, 09 Feb 2026
  • Dokumen Ungkap Obsesi Jeffrey Epstein pada Rekayasa Genetika dan Ide “Manusia Unggul” Senin, 09 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

Pasar Imlek Semawis 2026 Kembali Hadir, Simbol Harmoni Budaya dan Toleransi Warga Semarang

Selasa, 10 Feb 2026
Semarang

Sambut Ramadan 2026, Nusatu by ARTOTEL Hadirkan Paket Buka Puasa 8 Bayar 7

Senin, 09 Feb 2026
Semarang

ICA Jateng Guncang CFD Semarang, Cheerleading Bangkit Usai Vakum 13 Tahun

Senin, 09 Feb 2026
Semarang

Maria Goreti: Pemilu Tak Cukup Diawasi di TPS, Ruang Siber Juga Harus Dijaga

Senin, 09 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?