Ad imageAd image

Wakteum Gerindra Ceritakan 16 Tahun Perjalanan Partai: Penuh Tantangan, Bahkan Ada Pengkhianatan

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 788 Views
3 Min Read
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Ahmad Sugiono, saat sambutan acara Sarasehan dan Doa Bersama dalam rangka HUT ke-16 partai di Kantor DPC Gerindra Kota Semarang, Selasa (6/2/2024). (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Ahmad Sugiono, menceritakan perjalanan partainya yang saat ini memasuki usia ke-16 tahun. Dia mengatakan, perjalanan selama 16 tahun diwarnai dengan berbagai tantangan. Bahkan ada pula penghianatan.

Dia menceritakan itu di hadapan ratusan kader Gerindra Kota Semarang dalam acara Sarasehan dan Doa Bersama dalam rangka HUT ke-16. Agenda ini digelar di Kantor DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Selasa (6/2/2024).

Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah 1 itu mengatakan, partainya mengalami banyak rintangan dan lika-liku sejak didirikan Prabowo Subianto pada tahun 2008.

“16 tahun bukanlah perjalanan singkat dalam membangun kekuatan politik. 16 tahun adalah perjalanan penuh lika-liku, tantangan, dan hambatan, bahkan ada juga penghianatan,” katanya di hadapan ratusan kader.

BACA JUGA:   160 Anak di Indonesia Alami Kelainan CdLS, Butuh Uluran Tangan dan Perhatian Pemerintah

Dikatakan Sugiono, jika perjalanan selama 16 tahun yang dilalui itu dibuktikan secara fisik, maka luka akibat perjuangan keras itu akan tampak.

“Kalau misalnya setiap rintangan yang kita lalui 16 tahun ini secara fisik ada di badan kita, mungkin akan kelihatan compang-camping mulut penuh luka, kepala sobek, hati penuh bolong-bolong,” ungkapnya.

Meski begitu, hal ini menjadi kebanggaan tersendiri. Pasalnya perjalanan selama 16 tahun telah membuahkan hasil, sehingga Gerindra bisa menjadi salah satu partai terbesar di Indonesia.

BACA JUGA:   Survei Indikator Rilis Elektabilitas Capres-cawapres: Prabowo-Gibran Tertinggi

“Api itu kebanggaan bagi kita semua, bahwa partai yang kita bangun dengan jerih payah, kita ikhlaskan semua itu dan akhirnya 16 tahun partai, kita menjadi partai terbesar di Indonesia,” kata Sugiono.

Dia juga menyinggung soal pencalonan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 ini. Meski pada tahun 2009, 2014, dan 2019 kalah, namun Prabowo tetap maju karena ingin mengabdikan bagi bangsa Indonesia.

Menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024, Sugiono berpesan kepada seluruh kader Gerindra untuk mengawal kemenangan Prabowo-Gibran. Pihaknya optimistis bahwa paslon yang diusungnya akan menang satu putaran.

“Perjuangan tidak boleh berhenti. Dalam rangka mencapai tujuan yang mulia kita tidak akan pernah menyerah dan mundur. Pada Pemilu kali ini, semua indikator baik statistik maupun indikator yang kita lihat di lapangan, animo masyatakat tinggi.

BACA JUGA:   Pemkot Semarang Ancam Sanksi Tegas Pedagang Bila Bandel Jual Daging Tak Layak Konsumsi

“Maka dengan izin Tuhan Yang Maha Esa pada 14 Februari, Prabowo-Gibran akan menang,” imbuh Sugiono.

Lebih lanjut dia juga meminta seluruh kader untuk semakin solid, kompak, dan merapatkan barisan menuju kemenangan Prabowo-Gibran.

“Dan pada saat kemenangan itu terjadi, itu adalah hasil buah dari kerja keras bapak ibu semua. Oleh itu dalam beberapa hari ke depan kita harus semakin merapatkan barisan, makin kompak, makin solid,” tandas Sugiono.

Share this Article
Leave a comment