Ad imageAd image

Tingkatkan Pelayanan Publik, Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong ASN Cakap Teknologi Digital

Panji Bumiputera
By Panji Bumiputera 10.4k Views
2 Min Read
Heri Pudyatmoko Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah
INDORAYA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Heri Pudyatmoko mendorong para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memiliki kecakapan dalam penggunaan teknologi digital.
Dia menilai, kompetensi dalam bidang teknologi sangat penting dalam mewujudkan birokrasi yang transparan dan responsif serta dapat meningkatkan pelayanan publik. Heri berkata, ASN pemerintahan harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Pelayanan publik harus menyesuaikan dan beradaptasi dengan digitalisasi. ASN harus punya komptensi digital untuk mendukung pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan dan permasalahan masyarakat,” kata Heri.
Menurutnya, aplikasi atau kanal aduan yang saat ini dimiliki pemerintah daerah sangat bagus dan perlu ditingkatkan. Karena dengan platform digital konsultasi maupun aduan dari masyarakat bisa direspon dengan cepat oleh pemangku kepentingan.
“Ketika ada orang yang bingung bagaimana prosedur mengurus perpindahan KTP bisa langsung menghubungi dnas terkait. Begitu pula ketika ada layanan yang kurang di Puskesmas misalnya bisa dilaporkan ke dinas sehingga bisa ditindaklanjuti,” beber dia.
Dia mengatakan, penguasaan teknologi informasi menjadi kompetensi yang dibutuhkan oleh ASN dalam melakukan tugas dan fungsinya secara optimal. Para ASN diminta mengubah budaya pelayanan publik ke arah digitalisasi.
“Digitalisasi dalam birokrasi juga dapat membuat pekerjaan ASN lebih efisien dan efektif. Oleh karena itu, kompetensi ASN harus ditingkatkan, dan ASN harus memahami perubahan zaman ke era digital yang lebih dinamis,” tandas Heri.
Lebih lanjut, Literasi dan kecakapan digital yang diukur terdiri dari 4 aspek, yaitu: 1) Aspek kemampuan menggunakan media digital; 2) Aspek pengelolaan platform pembelajaran digital; 3) Aspek penggunaan media digital tingkat lanjut; dan 4) Aspek etika dan keamanaan dalam penggunaan media digital.
“Aspek-aspek tersebut harus terus dimiliki dan ditingkatkan karena teknologi digitas juga terus menerus berkembang,” pungkasnya. [Adv-Indoraya/Anf]
BACA JUGA:   Omicron Meluas, Bupati Kudus Tak Ingin Kecolongan
Share this Article
Leave a comment