Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko Dorong Strategi Tekan Indeks Gini
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Wakil Ketua DPRD Jateng Heri Pudyatmoko Dorong Strategi Tekan Indeks Gini

By Ainun Nafisah
Jumat, 19 Des 2025
Share
3 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Heri Pudyatmoko.
SHARE

INDORAYA – Dalam lanskap ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang terus berkembang, isu kesenjangan pendapatan semakin menjadi perhatian utama para pemangku kebijakan. Di tengah upaya pemulihan dan tantangan inflasi, Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko menyoroti pentingnya penurunan Indeks Gini sebagai langkah strategis untuk menciptakan pemerataan yang lebih baik.

Heri Londo, sapaan akrabnya, mengingatkan bahwa Jawa Tengah sebagai provinsi agraris dan industri harus memprioritaskan kebijakan yang mengurangi jurang antara kelompok kaya dan miskin. Hal itu sesuai dengan isu strategis nasional dan daerah seperti yang tercantum dalam dokumen pembangunan provinsi.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Gini Jateng pada Maret 2025 tercatat sebesar 0,359, menunjukkan penurunan 0,008 poin dibandingkan periode sebelumnya. Namun meskipun menurun, masih menandakan adanya ketidaksetaraan yang perlu ditekan lebih lanjut untuk mendekati nilai ideal di bawah 0,3.

Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan UMKM, menjadi kunci utama dalam menurunkan Indeks Gini.

“Kita tidak boleh puas dengan penurunan kecil; targetnya adalah membuat Indeks Gini terus merosot agar manfaat pertumbuhan ekonomi dirasakan secara merata,” ujarnya.

Heri juga menghubungkan isu ini dengan urusan pemerintahan wajib seperti tenaga kerja dan sosial. Ia mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk lebih fokus pada penempatan kerja lokal, yang bisa menekan pengangguran terbuka dan meningkatkan pendapatan kelompok bawah.

Selain itu, program pemberdayaan perempuan dan anak di era digital, kata Heri, harus diintegrasikan dengan strategi ekonomi untuk mengurangi kesenjangan gender yang turut memengaruhi Indeks Gini secara keseluruhan.

Dalam konteks daerah, Heri Londo mencontohkan kesenjangan antara wilayah perkotaan seperti Semarang dengan pedesaan di Temanggung atau Brebes, di mana infrastruktur dan akses pasar masih menjadi hambatan.

“Revitalisasi desa melalui BUMDes bisa jadi solusi, tapi butuh koordinasi intensif antar-OPD,” tambahnya.

Ia juga menyinggung peran Dinas Sosial dalam menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial, termasuk lanjut usia terlantar, yang sering menjadi korban kesenjangan ekonomi. Basis data terpadu untuk masyarakat kurang mampu, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk alokasi bantuan yang tepat sasaran.

Heri Pudyatmoko juga mengajak kolaborasi dengan sektor swasta dan kemitraan global, sebagaimana isu strategis global seperti SDGs yang menargetkan pengurangan ketidaksetaraan.

“Jateng punya potensi besar di pertanian dan industri; jika Indeks Gini turun, PDRB per kapita akan lebih berarti bagi semua,” tegasnya. [Adv]

TAGGED:Heri Pudyatmoko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Jepara Kucurkan Rp7,7 Miliar Alsintan untuk Petani, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

Selasa, 13 Jan 2026
Daerah

Bus DAMRI Karimunjawa Jepara Resmi Beroperasi Tahun Ini, Tarif Rp7.000 Per Orang

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?