Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Urbanisasi Bukan Ancaman, Heri Londo Tekankan Peluang Reintegrasi Sosial-Ekonomi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Urbanisasi Bukan Ancaman, Heri Londo Tekankan Peluang Reintegrasi Sosial-Ekonomi

By Ainun Nafisah
Kamis, 18 Des 2025
Share
2 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.
SHARE

INDORAYA – Fenomena urbanisasi di Provinsi Jawa Tengah yang terus menunjukkan tren peningkatan dengan populasi mencapai sekitar 38 juta jiwa pada 2025 menurut data BPS, dapat dijadikan peluang untuk reintegrasi sosial dan ekonomi masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko saat ditemui di Semarang.

Menurut Heri, urbanisasi sering kali dipandang sebagai ancaman karena menimbulkan kepadatan di kota-kota besar seperti Semarang dan sekitarnya. Namun, jika dikelola dengan baik, arus migrasi dari desa ke kota justru bisa menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan ekonomi antarwilayah.

“Urbanisasi bukan hanya perpindahan fisik, tapi juga kesempatan untuk reintegrasi. Pendatang dari desa membawa potensi tenaga kerja dan budaya yang bisa menyegarkan dinamika kota, sementara remitansi yang dikirim kembali ke desa mendukung pembangunan lokal,” ujarnya.

Heri menyoroti bahwa di Jateng, migrasi internal ini selaras dengan isu strategis daerah seperti kesenjangan antarwilayah dan peningkatan kualitas SDM. Dengan koordinasi OPD terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa serta Dinas Sosial, urbanisasi bisa diarahkan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan inklusivitas.

Ia mencontohkan, program pemberdayaan desa harus terintegrasi dengan kebijakan kota. Misalnya melalui akses hunian layak, pelatihan kerja, dan pengakuan identitas sosial pendatang.

“Jangan biarkan urbanisasi memutus tali sosial antara desa dan kota. Sebaliknya, jadikan sebagai jembatan untuk pemerataan ekonomi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Heri juga mendorong rencana tata ruang yang sensitif terhadap migrasi, termasuk pengembangan kawasan permukiman inklusif dan kerjasama antarwilayah. Ini akan membantu mengatasi dampak negatif seperti permukiman kumuh sekaligus memanfaatkan potensi positif seperti peningkatan produktivitas tenaga kerja.

Heri juga menekankan peran DPRD dalam mengawal anggaran untuk program reintegrasi ini, agar selaras dengan RPJMD Provinsi Jawa Tengah.

“Dengan pengelolaan yang adil, urbanisasi akan menjadi fondasi masyarakat Jateng yang lebih dinamis dan sejahtera,” tegasnya. [Adv]

TAGGED:Heri Pudyatmoko
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Jepara Kucurkan Rp7,7 Miliar Alsintan untuk Petani, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Ratusan Siswa Grobogan Diduga Keracunan MBG, Pemprov Jateng Turun Tangan

Selasa, 13 Jan 2026
Daerah

Bus DAMRI Karimunjawa Jepara Resmi Beroperasi Tahun Ini, Tarif Rp7.000 Per Orang

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?