Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: UMKM Jateng Sambut Positif KUR Tanpa Agunan, Modal Usaha Lebih Mudah
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

UMKM Jateng Sambut Positif KUR Tanpa Agunan, Modal Usaha Lebih Mudah

By Redaksi Indoraya
Jumat, 21 Nov 2025
Share
3 Min Read
UMKM Jateng Sambut Positif KUR Tanpa Agunan, Modal Usaha Lebih Mudah. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurahman, menegaskan bahwa pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon hingga Rp100 juta kini dapat diajukan tanpa memerlukan agunan. Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari para pelaku UMKM di Jawa Tengah.

Eny, pelaku usaha berondong jagung asal Kabupaten Semarang, mengaku tertarik mengajukan kembali pinjaman setelah mendengar pemaparan Menteri Maman dalam acara Kumitra (Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra) yang digelar di Halaman Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (20/11/2025).

Menurutnya, skema baru ini sangat membantu para pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal.

“Kalau menurut saya itu pasti ditunggu-tunggu. Saya juga UMKM. Jadi sekarang ingin mencoba lagi. Apalagi persaingan ketat, harus ada inovasi produk dan peralatan,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan oleh Rofidhah, yang selama ini menjadi nasabah KUR namun selalu diminta menyediakan agunan.

“Ya membantu kalau sewaktu-waktu butuh dana. Harapannya, dimudahkan untuk usaha saya. Kalau ada order banyak kan butuh modal besar,” katanya.

Apresiasi Penyaluran KUR di Jateng

Dalam kesempatan tersebut, Maman mengapresiasi tingginya antusiasme pelaku UMKM di Jawa Tengah terhadap KUR. Ia menyebut penyaluran KUR di provinsi ini telah mencapai Rp41,4 triliun dengan total 791.000 debitur.

Ia menegaskan kembali bahwa KUR dengan plafon Rp1 juta hingga Rp100 juta tidak boleh disertai permintaan agunan. Namun ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan debitur untuk membayar cicilan tepat waktu. Selain itu, bank penyalur juga diminta memberikan pendampingan agar usaha masyarakat bisa berkembang.

“Saya ingin tegaskan, pinjaman dari satu juta (rupiah) hingga seratus juta (rupiah), tidak boleh diminta agunan,” tegasnya.

Terkait program Kumitra, Maman mendorong agar program ini dapat membuka akses bagi produk UMKM menuju rantai pasok besar, baik melalui retail modern maupun platform e-commerce.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menuturkan bahwa UMKM merupakan salah satu penopang utama perekonomian daerah, dengan jumlah mencapai 4,2 juta pelaku usaha dari skala mikro hingga menengah.

Melalui program Kumitra, ia berharap para pelaku UMKM dapat memperluas pasar dan menemukan mitra usaha baru. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyediakan berbagai fasilitas bagi UMKM, seperti perizinan, sertifikasi halal, hingga dukungan pemasaran. Kemudahan tersebut turut menyasar UMKM difabel dan kelompok rentan melalui program Kecamatan Berdaya.

“Dengan tumbuh kembangnya UMKM, pertumbuhan ekonomi Jateng bisa tembus 5,37 persen, di atas nasional,” pungkas Luthfi.

TAGGED:KUR Tanpa AgunanUMKM Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026
  • Berdiri di Atas Saluran Air, Lapak PKL Pasar Kobong Semarang Dirobohkan Satpol PP Senin, 12 Jan 2026
  • PSI Semarang Panaskan Mesin Pemilu 2029, Targetkan 15 Kursi DPRD Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?