Ad imageAd image

UMKM Jateng Melejit, Heri Pudyatmoko Dukung Penjualan Produk ke Pasar Asing

Panji Bumiputera
By Panji Bumiputera 934 Views
2 Min Read
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko

INDORAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bisa menembus pasar asing. Terlebih, UMKM terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Jateng.

Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah mencatat, pada sepuluh tahun terakhir pertumbuhan UMKM di wilayahnya melejit. Aset UMKM yang semula lima tahun lalu sekitar Rp 10,4 triliun, namun pada 2023 mencapai sekitar Rp 68,8 triliun.

Sementara itu, untuk pertumbuhan UMKM, yang semula lima tahun lalu pemerintah provinsi (Pemprov) hanya membina 67 ribu UMKM, tapi pada 2023 berhasil mencapai 184 ribu UMKM.

BACA JUGA:   Batik Kudus, Buah Akulturasi Budaya yang Terus Dilestarikan

Tak hanya itu, 1,4 juta tenaga kerja di Jateng juga berhasil terserap melalui tumbuhnya UMKM.

“Potensi UMKM kita sangat besar. Apalagi UMKM Indonesia yang bahkan unggul jika dibandingkan dengan negara Asia tenggara lainnya, kita patut berbangga dan memanfaatkannya dengan bijaksana,” ungkap Heri.

“Kita perlu dukung UMKM untuk mampu meningkatkan valuasi dan mampu menembus pasar asing,” imbuhnya.

Namun begitu, Heri menrangkan bahwa terdapat tantangan utama dan cukup dominan dalam pengembangan UMKM, yakni terkait permodalan dan pemasaran.

BACA JUGA:   Dua Kelompok Tani di Kecamatan Pringsurat Terima Bantuan Alat Pertanian Aspirasi Wakil Ketua DPRD Jateng

“Untuk permodalan UMKM sendiri, saya kira informasi terkait sumber pendanaan usaha masih sangat mimin,” katanya.

“Literasi terkait keuangan juga perlu ditingkatkan di kalangan pelaku UMKM. Sehingga pengelolaan perusahaan bisa dilakukan lebih profesional dan memudahkan pengembangan,” lanjutnya.

Tak hanya soal pengelolaan keuangan, kata Heri, akses pemasaran produk UMKM juga perlu mendapat perhatian serius.

“Untuk memperluas skala pemasaran ke tingkat global, pelaku UMKM harus mampu memilih marketplace yang tepat dengan memanfaatkan media digital,” katanya.

Heri menuturkan, upaya tersebut harus dielaborasi dengan strategis oleh pemerintah dan pihak terkait. Terutama untuk memudahkan pelaku UMKM memperoleh celah dalam mengembangkan produknya.

BACA JUGA:   Lindungi Konsumen, Pemkab Rembang Akan Uji Tera hingga ke Pasar Desa dan UKM

“Elaborasi semua pihak harus kuat, baik pemerintah maupun pihak swasta. Artinya kita mengharapkan kebijakan yang strategis baik secara peraturan maupun teknis di lapangan,” pungkasnya. [Adv-Indoraya]

Share this Article
Leave a comment