Ad imageAd image

Tukang Tambal Ban Asal Boyolali Akhirnya Berangkat Haji Tahun Ini

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 115 Views
3 Min Read
ilustrasi Kabah di Mekkah (dok. pixabay)

INDORAYA – Setelah menunggu selama bertahun-tahun, akhirnya Anantono Anak Ragil seorang tambal ban di Kabupaten Boyolali bisa berangkat haji tahun ini. Pria yang tinggal di Desa Nepen, Kecamatan Teras, ini mengaku keberangkatannya sempat tertunda dua tahun karena pandemi.

“Saya sudah tertunda 2 kali pemberangkatan tahun 2020 dan 2021. Ini akhirnya tahun 2022 ini insyaallah bisa diberangkatkan,” kata Anantono, Kamis (19/5/2022).

Anantono mengaku tahu tahun ini berangkat setelah ada informasi dari Kementerian Agama (Kemenag) bahwa tahun ini setelah pandemi COVID-19, diberikan kuota 50 persen untuk ibadah haji.

“Alhamdulillah nomor porsi saya kena. Jadi alhamdulillah, insyaallah saya bisa berangkat,” jelas dia.

BACA JUGA:   Tim SAR Gabungan Berhasil Menemukan Warga Dukuh Jambean Boyolali Yang Tenggelam di Sungai Serang

Dari segi syarat umur, lanjut dia, dirinya juga masuk karena saat ini usianya 60 tahun. Sedangkan syarat yang diberangkatkan naik haji tahun ini yakni usia 65 tahun ke bawah.

“Alhamdulillah saya kelahiran tahun 1962, berarti persis umur saya 60 tahun 2 bulan,” imbuh Anantono yang kesehariannya bekerja sebagai tukang tambal ban di daerah Pasar Lebak, Desa Nepen itu.

Sejumlah persiapan telah dilakukan Anantono untuk keperluan ibadah hajinya. Antara lain telah vaksin COVID-19, kemudian vaksin meningitis dan menyiapkan pakaian yang akan digunakannya selama melaksanakan ibadah haji.

BACA JUGA:   Sapi Perah di Boyolali Akan Dapat Prioritas Vaksin Tahap Pertama

Namun kini Anantono masih menunggu informasi dari Kemenag tentang waktu pemberangkatan haji dan nomor kelompok terbang atau kloter.

“Harapan saya, kami segera mendapatkan kloter dan gelombang (pemberangkatan). Karena sampai saat ini saya belum mendapatkan kloter berapa atau gelombang satu atau gelombang dua belum. Nunggu dari Kemenag Pusat. Yang sudah saya tahu itu hanya saya ikut rombongan 1 regu 3. Rombongan kami ada 11 orang jemaah putra-putri,” pungkasnya.

Anantono menambahkan, dirinya mendaftar haji pada Desember 2011 lalu. Dia sudah menabung untuk biaya ibadah haji selama 22 tahun.

BACA JUGA:   Pemprov Jateng Siapkan 75 Petugas Haji Daerah, Gus Yasin Minta Jaga Kenyamanan Hati Jamaah

Sementara itu, jumlah jemaah calon haji (calhaj) dari Kabupaten Boyolali yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 317 orang. Mereka merupakan antrian tahun 2020 lalu.

Staf Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Boyolali, Nur Rochman, mengatakan calon haji yang akan diberangkatkan tahun ini sudah mulai melakukan daftar ulang di kantor PLHUT Kemenag Boyolali. Daftar ulang calon haji akan berlangsung hingga 20 Mei 2022 mendatang.

“Alhamdulillah, Pemerintah Arab Saudi mulai membuka ibadah haji tahun ini. Untuk Boyolali mendapat kuota 317 calhaj dan kuota cadangan 91 calhaj,” kata Nur Rochman.(FZ)

Share this Article