Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Trump Ancam Tarif Dagang untuk Negara yang Tak Sejalan soal Greenland, Alasan Keamanan Nasional Jadi Dalih
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Internasional

Trump Ancam Tarif Dagang untuk Negara yang Tak Sejalan soal Greenland, Alasan Keamanan Nasional Jadi Dalih

By Redaksi Indoraya
Sabtu, 17 Jan 2026
5 Views
Share
3 Min Read
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. (Foto: istimewa)
SHARE

INDORAYA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memantik ketegangan geopolitik dengan melontarkan ancaman kenaikan tarif dagang terhadap negara-negara yang tidak mendukung sikap AS terkait Greenland. Ancaman tersebut disampaikan Trump dalam pernyataan resminya di Kantor Kepresidenan AS, Gedung Putih, Washington DC, pada Jumat (16/1).

Trump menegaskan bahwa posisi Greenland dinilai krusial bagi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat. Karena itu, ia membuka peluang penggunaan instrumen ekonomi berupa tarif sebagai alat tekanan politik luar negeri.

“Saya mungkin akan mengenakan tarif pada negara-negara jika mereka tidak sepakat dengan [kami tentang] Greenland, karena kita membutuhkan Greenland, kita membutuhkan Greenland untuk keamanan nasional. Jadi, saya mungkin akan melakukan itu,” kata Trump mengutip CNN.

Pernyataan tersebut menjadi ancaman tarif pertama yang secara eksplisit dikaitkan Trump dengan isu Greenland. Namun demikian, Trump tidak merinci negara mana saja yang berpotensi terdampak apabila menentang ambisi Washington terhadap wilayah otonom Denmark tersebut.

Kebijakan tarif sebagai alat tekanan bukan hal baru dalam pendekatan Trump. Sebelumnya, ia pernah mengancam dan menerapkan tarif terhadap negara-negara yang menjalin kerja sama bisnis dengan Iran. Trump bahkan menetapkan pungutan tarif tinggi bagi mitra dagang Iran yang produknya masuk ke pasar AS.

“Berlaku segera, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif sebesar 25 persen untuk semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat,” kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social, Senin (12/1).

Dalam beberapa waktu terakhir, Trump semakin intens menyuarakan ambisinya untuk mengambil alih Greenland. Pulau terbesar di dunia itu dinilai strategis karena kekayaan mineralnya serta posisinya yang penting di kawasan Arktik. Trump kerap menyebut faktor keamanan nasional AS, termasuk kekhawatiran akan pengaruh Rusia dan China di wilayah tersebut.

Situasi ini memicu respons dari negara-negara Eropa. Sejumlah negara dilaporkan telah mengerahkan pasukan ke Greenland dalam jumlah terbatas untuk membantu Denmark mempersiapkan latihan militer pada akhir tahun mendatang. Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran Eropa terhadap potensi tekanan politik dari AS.

Denmark sendiri menyatakan akan memperkuat kehadiran militer NATO di Greenland. Pemerintah Denmark menilai kehadiran aliansi pertahanan Atlantik Utara sangat penting untuk menjaga stabilitas kawasan Arktik.

“Jelas bahwa sekarang kita mau merencanakan kehadiran yang lebih besar dan lebih permanen sepanjang tahun 2026. Ini sangat penting untuk menunjukkan bahwa keamanan di Arktik bukan hanya untuk Kerajaan Denmark, tetapi untuk seluruh NATO,” kata Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen.

TAGGED:greenlandtarif dagang nasionaltrump
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Kejagung Ungkap Dugaan Korupsi Ekspor POME Rugikan Negara hingga Rp14 Triliun Rabu, 11 Feb 2026
  • Jateng–Jepang Kolaborasi Benahi Danau Rawa Pening Semarang, Dorong Green Economy dan Investasi Lingkungan Rabu, 11 Feb 2026
  • Ahmad Luthfi Beberkan Program Pelestarian Lingkungan Jateng, dari Mageri Segoro hingga Zero Sampah 2029 Rabu, 11 Feb 2026
  • Setahun Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Backlog Rumah di Jawa Tengah Turun 274.514 Unit Rabu, 11 Feb 2026
  • Pemprov Jateng Perkuat Pariwisata Lewat Kolaborasi dengan Hotel dan Restoran Rabu, 11 Feb 2026
  • Menuju Zero Sampah 2029, Ahmad Luthfi Gencarkan Gerakan Bersih dari Lingkungan Terkecil di Jawa Tengah Rabu, 11 Feb 2026
  • Tanah Bergerak di Tembalang Semarang Meluas, 10 Rumah Warga Kampung Sekip Rusak Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Internasional

Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland

Sabtu, 07 Feb 2026
Internasional

Trump Ancam Tuntut Ganti Rugi Harvard Rp16,7 Triliun, Singgung “Pelanggaran Serius”

Selasa, 03 Feb 2026
Internasional

Badai Musim Dingin Lumpuhkan Transportasi AS, 14.000 Penerbangan Dibatalkan dan Listrik Padam

Minggu, 25 Jan 2026
Internasional

Trump Ancam Tarif 100% untuk Kanada Jika Perkuat Kerja Sama Dagang dengan China

Minggu, 25 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?