INDORAYA – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Mr. Wuryanto, tepatnya di depan Bumi Perkemahan Candrabirawa, Karanggeneng, Kelurahan Sumurejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Seorang perempuan bernama Pratiwi Edi Kusumawati (39), warga Gunungpati, meninggal dunia akibat insiden tersebut.
Peristiwa kecelakaan itu sempat beredar luas di media sosial melalui akun Instagram @infodemakraya. Dalam unggahan tersebut terlihat korban tergeletak di jalan dalam kondisi lemas.
“Innalilahi wainnailaihi rojiun.. Mugi almarhumah tenang disisiNYA… Satu keluarga, suami istri dan anak warga Mranggen Demak, yang naik motor terlibat kecelakaan di Gunungpati, Sabtu malam 111025,” tulis akun @infodemakraya, Minggu (12/10/2025).
“Suami dan anak alami luka-luka.. dan istri di informasikan meninggal dunia.. meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor yang ditumpanginya tertabrak truk tronton box,” lanjutnya.
Kasubnit Gakkum 1 Sat Lantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan berlangsung sekitar pukul 20.50 WIB pada Sabtu (11/10).
“Melibatkan truk tronton yang dikemudikan Muhsin (54) dan sepeda motor Honda Beat hitam yang dikendarai Dendi K (39) dengan Pratiwi sebagai pembonceng,” kata Novita dalam keterangannya.
“Pengendara beat hitam Dendi K (39) asal Gunungpati, pemboncengnya Pratiwi Edi (39) juga asal Gunungpati,” tambah Novita.
Menurutnya, truk melaju dari arah selatan ke utara. Saat berpindah lajur ke kiri, pengemudi diduga kurang memperhatikan kendaraan di sisi sampingnya.
“Sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda motor Honda Beat yang melaju searah,” ungkapnya.
Benturan keras membuat Pratiwi mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, suami dan anak korban mengalami luka-luka dan segera mendapatkan penanganan medis.
Jenazah Pratiwi kemudian dibawa ke kamar jenazah RSUP dr. Kariadi Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Status korban Pratiwi meninggal dunia di TKP, mengalami cedera kepala,” tuturnya.


