Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Topang Investasi Jateng, Pengusaha Apresiasi Gubernur Luthfi Kembangkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Topang Investasi Jateng, Pengusaha Apresiasi Gubernur Luthfi Kembangkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

By Athok Mahfud
Senin, 15 Sep 2025
Share
3 Min Read
Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kantor Gubernur, pada Senin (15/9/2025). (Foto: Pemprov)
SHARE

INDORAYA – Sejumlah pengusaha mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB), Iwa Koswara, pengembangan pelabuhan itu bisa menopang geliat investasi di wilayahnya. Hal ini dikatakannya usai beraudiensi dengan Ahmad Luthfi, pada Senin (15/9/2025).

“Gubernur menyampaikan, bahwa beliau ternyata sudah jauh melangkah. Jadi apa yang kami sampaikan hari ini, beliau sudah mengambil langkah-langkah di depan,” kata dia.

Iwa menjelaskan, masa depan industri saat ini berada di Jawa Tengah. Hal itu dilihat dari banyaknya investasi maupun relokasi pabrik dari berbagai daerah ke wilayah provinsi ini. Namun, dukungan infrastruktur logistiknya masih perlu ditingkatkan.

Oleh karena itu, APKB secara khusus menemui Gubernur Ahmad Luthfi untuk menyampaikan hal itu. Terutama agar Jawa Tengah menyiapkan diri dan mendukung infrastruktur terkait kemampuan logistik yang mumpuni.

“Apa yang kami sampaikan jawabannya sudah ada, mungkin satu tahun ini ada perubahan signifikan terhadap kawasan Pelabuhan Tanjung Emas. Saya senang sekali apa yang menjadi keluhan kami insyaallah dalam waktu 1-2 tahun sudah ada jalan keluarnya,” ucapnya.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, perkembangan sejumlah kawasan industri juga terus meningkat, sehingga harus segera menyiapkan seluruh infrastruktur pendukungnya. Salah satunya adalah infrastruktur untuk logistik seperti pelabuhan.

Oleh karenanya, mantan Kapolda Jateng tersebut terus mendorong agar pengembangan Tanjung Emas dipercepat dalam waktu satu tahun ini.

“Sebelum APKB datang ke sini, kami sudah ambil langkah. Pelabuhan Tanjung Emas sudah di-acc menjadi pelabuhan curah, sedangkan untuk peti kemas masih dalam proses. Dryport di Batang juga sudah siap untuk mendukung aktivitas di KITB,” katanya.

Sebagai informasi, sektor terbesar yang menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Tengah adalah industri pengolahan. Pada triwulan II tahun 2025, kontribusinya sebesar 33,34% dari total PDRB.

Sementara kinerja ekspor non-migas Jawa Tengah pada tahun 2024 terdapat surplus neraca perdagangan sebesar US$ 2,92 miliar, sehingga menyumbang surplus pada neraca perdagangan nasional.

Secara month-to-month, ekspor non migas pada Juli 2025 meningkat 17,84% bila dibandingkan Juni 2025. Dari sebesar US$ 1,01 miliar pada Juni 2025 menjadi US$ 1.19 miliar pada Juli 2025.

Demikian pula impor, meningkat 20,36%, dari sebesar US$ 685,72 juta pada Juni 2025, menjadi US$ 825,35 juta pada Juli 2025.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Potensi Besar Tak Tergarap, DPRD Nilai Pendapatan Sektor Parkir Kota Semarang Masih Minim Kamis, 22 Jan 2026
  • Wajah Baru Jembatan Persen Semarang: Jadi Penghubung Strategis Kampus Unnes-Undip Rabu, 21 Jan 2026
  • BNNP Jawa Tengah Tancap Gas Perkuat Rehabilitasi Narkoba, Gandeng RS dan Sentra Vokasional Rabu, 21 Jan 2026
  • Pengungkapan Kasus Narkoba di Semarang: Empat Pria Diamankan, Satu Tenaga Outsourcing Pemkab Kendal Terlibat Rabu, 21 Jan 2026
  • Banjir Berhari-hari di Pekalongan Picu Lonjakan ISPA, Puluhan Warga Terserang Rabu, 21 Jan 2026
  • KUHAP Baru Tegaskan Advokat Setara Penegak Hukum, Lindungi dari Kriminalisasi Rabu, 21 Jan 2026
  • 3 Kades Pati Terjerat Kasus Jual Beli Jabatan, Dispermades Jateng: Seharusnya Paham Regulasi Rabu, 21 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

BNNP Jawa Tengah Tancap Gas Perkuat Rehabilitasi Narkoba, Gandeng RS dan Sentra Vokasional

Rabu, 21 Jan 2026
Jateng

3 Kades Pati Terjerat Kasus Jual Beli Jabatan, Dispermades Jateng: Seharusnya Paham Regulasi

Rabu, 21 Jan 2026
Daerah

Banjir Pekalongan Belum Surut, 59 Ribu Jiwa Terdampak dan 1.958 Warga Mengungsi

Rabu, 21 Jan 2026
Daerah

BPBD: 62.892 Warga Pati Terdampak Banjir, 1.300 Hektare Sawah Rusak

Rabu, 21 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?