Ad imageAd image

TNI Bakal Adakan Super Garuda Shield, Militer 22 Negara Direncanakan Ikut

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 1.1k Views
2 Min Read
Ilustrasi militer Indonesia. (Foto: istimewa)

INDORAYA – Sebanyak militer 22 negara direncanakan akan ikut serta dalam Super Garuda Shield ke-17 tahun 2023 yang diselenggarakan oleh TNI.

“Tentara Nasional Indonesia akan menggelar Latihan Bersama Super Garuda Shield ke-17 tahun 2023, yang direncanakan akan diikuti oleh 22 negara sahabat,” kata Asops Panglima TNI Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, dikutip Minggu (21/5/2023).

Namun, Nur Achmad belum merinci daftar negara yang nantinya akan turut hadir dalam Super Garuda Shield 2023.

Sebelumnya, pada 15-19 Mei sudah dilaksanakan Final Planning Conference (FPC). FPC diikuti oleh 317 personel dari berbagai negara. Mulai Indonesia, Amerika Serikat, Perancis, Filipina dan Australia. Selain itu, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Papua Nugini, Timor Leste, hingga Belanda turut serta.

BACA JUGA:   Mudik Lebaran Diprediksi Alami Lonjakan, Jokowi Minta Kepala Daerah Turun ke Lapangan

“Bertujuan untuk membahas data dan fakta yang didapat dari hasil tinjau medan, pembahasan hal apa saja yang akan dilaksanakan, dan penyempurnaan serta sinkronisasi skenario latihan Super Garuda Shield tahun 2023,” ujarnya

Pada FPC ini, masing-masing grup mendiskusikan detil latihan di antaranya Staff Exercise, Multinational Force, Field Training Exercise, Combined Armed Live Fire Exercise, Hirain /C-Rain, Logistics and Protocol, Life Fire Exercise, Amphibious, Airborne, hingga Encap.

“Saya berharap hal-hal yang telah di sepakati bersama dapat dijadikan pedoman dalam menyelenggarakan latihan, gunakan waktu yang ada untuk meneliti dan menyempurnakan kembali hal-hal terkait penyelenggaraan latihan,” kata Nur Achmad.

BACA JUGA:   Tongkat Komando Kodam IV/Diponegoro Berpindah ke Mayjen TNI Widi Prasetijono

“Koordinasikan dengan pemerintah daerah baik pada tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi dengan stakeholder terkait atau kementerian terkait lembaga kantor terkait yang diperlukan dalam rangka mengamankan jalannya latihan,” imbuhnya.

Share this Article