INDORAYA – Menjelang Ramadan, Polda Jawa Tengah meningkatkan pengawasan terhadap penimbunan bahan pokok yang berpotensi memicu lonjakan harga.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan bersama Pemerintah Provinsi untuk memantau distribusi kebutuhan pokok.
Direkkrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto menjelaskan Satgas Pangan rutin memantau stok bawang merah, bawang putih, cabai rawit, dan kebutuhan pokok lain di wilayah Jawa Tengah.
Ia menekankan koordinasi dengan petani, agen distribusi, dan instansi terkait agar pasokan tetap lancar.
“Soal penimbunan, kita waspada dan membutuhkan informasi dari masyarakat. Jika menemukan tempat mencurigakan, baik bahan pokok maupun tabung gas LPG, segera laporkan kepada kami,” ujarnya.
Menurut Djoko, peran masyarakat sangat penting untuk mendeteksi praktik penimbunan sejak dini. Operasi pasar juga dilakukan secara rutin untuk menjaga kestabilan harga, bekerja sama dengan Satgas Pangan dan instansi terkait.
Djoko menambahkan, kolaborasi ini memperkuat pengawasan di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
“Kami berharap masyarakat berani melapor untuk mencegah tindak pidana penimbunan. Informasi sekecil apapun sangat berarti bagi kami,” kata Djoko.
Pengawasan ini fokus pada komoditas yang selalu mengalami lonjakan permintaan menjelang Ramadan. Dengan pengawasan intensif dan partisipasi aktif masyarakat, Polda Jateng berharap distribusi bahan pokok menjelang Ramadan tetap aman dan harga stabil.


